website trackingwebsite tracking

PTC..PELUANG DAPAT UANG HANYA DENGAN MODAL KLIK

Cara Instan Untuk Verifikasi PayPal !
Tampilkan postingan dengan label ABSTRACT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ABSTRACT. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 Juni 2012

Contoh Penelitian Tentang Buah Durian



SPONSORED BY
Komisi Gratis | Bisnis Online Tanpa Modal
KLIK GAMBAR ATAU DI SINI UNTUK BERGABUNG

Penelitian Tentang Buah Durian

Selamat datang di blog Jurnal Pendidikan. Sobat Jurnal Pendidikan Pada kesempatan kali ini admin akan berbagi artikel tentang Contoh Penelitian Tentang Buah Durian dengan judul "PENELITIAN EKOLOGI JENIS DURIAN (Durio spp.) DI DESA INTUH LINGAU, KALIMANTAN TIMUR" yang disusun Oleh sobat Muhammad Mansur (Peneliti di Bidang Botani, Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia). atau mungkin sobat pendidikan ingin terlebih dahulu membaca posting sebelumnya yang membahas tentang "Contoh Penelitian Tentang Buah Duku :: SIFAT KIMIA DAN FISIKA BUAH DUKU ASAL BATANGHARI PADA BERBAGAI TINGKAT KEMATANGAN".semoga bermanfaat.

ilustrasi

PENELITIAN EKOLOGI JENIS DURIAN (Durio spp.) DI DESA INTUH LINGAU, KALIMANTAN TIMUR
Muhammad Mansur
Peneliti di Bidang Botani, Pusat Penelitian Biologi
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Abstract
Ecological studies on the Durian (Durio spp.) in Intuh Lingau District, East Kalimantan Province was conducted on December 2005. One plot (0,6 ha) was establised at durian habitat for vegetation analysis. As the result, the forest type is secondary forest. Total number of trees (Stem diameter > 10 cm) were 183 individu which dominated by Durio zibethinus, Macaranga triloba, Ficus variegata, Octomeles sumatrana and Strombosia javanica. While, total number of sapling (stem diameter 2-9,9 cm) were 287 individu/0,15 ha which dominated by Leea rubra, Saurauia nudiflora, Monocarpia marginalis and Bridelia glauca. Vegetation structure and composition at study site will also discussed.

Key words: Vegetation structure and composition, Durian habitat, East Kalimantan.

PENDAHULUAN

Latar Belakang
Tipe hutan hujan tropik Indonesia merupakan ruang yang sangat cocok bagi tumbuhnya segala jenis buah-buahan tropik. Tercatat kurang lebih ada 329 jenis buahbuahan baik yang sudah dibudidayakan maupun yang masih tumbuh liar di hutanhutan. Jumlah tersebut sangatlah besar oleh karena dari jumlah jenis buah-buahan yang ada di seluruh kawasan Asia Tenggara yang jumlahnya mencapai 350 jenis, 94% terdapat di Indonesia.

Indonesia merupakan salah satu dari 8 pusat keanekaragaman genetika khususnya jenis buah-buahan tropik seperti durian, rambutan dan bacang. Dilaporkan ada sekitar 30 jenis durian di seluruh dunia dan 14 jenis di antaranya endemik di Borneo yang sebagian besar masih tumbuh liar di hutan. Sedikitnya di Kalimantan Timur terdapat 5 jenis durian. Selain Durio zibethinus, jenis-jenis yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan antara lain adalah Durio kutejensis, D. dulcis, D. grandiflorus, D. graveolen, D. oxleyanus, dan D. lowiana.

Terbatasnya informasi tentang pengetahuan dan data keanekaragaman jenis buah durian, merupakan salah satu kendala yang dihadapi dalam pengelolaan dan pengembangan buah durian di Indonesia. Penelitian ekologi durian di habitatnya diharapkan dapat menambah data pengetahuan untuk pengembangan selanjutnya agar dapat memberikan hasil yang lebih baik.

Tujuan Penelitian
Berbagai aspek penelitian tentang durian perlu dilakukan agar informasinya dapat saling melengkapi sehingga dapat dihasilkan durian-durian yang memiliki kualitas sangat baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur, komposisi vegetasi dan faktor fisik di habitat durian.

Selengkapnya mengenai Penelitian Tentang Buah Durian silakan sobat (download)

itulah tadi posting Contoh Penelitian Tentang Buah Durian. semoga ada guna dan manfaatnya. wassalam

http://jurnalpendidikanislam.blogspot.com/

STABILITAS LAPISAN KITOSAN PADA KAIN KATUN : PENGARUH BERAT MOLEKUL KITOSAN



Stability of Chitosan Layer on Cotton Fabric : Effect of Chitosan Molecular Weight
Ahmad Budi Junaidi, Ikhsan Kamil dan Sunardi
Program Studi Kimia FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Jl. A. Yani Km 36 Banjarbaru, Kalimantan Selatan
Email : a_budi_j@yahoo.co.id

ABSTRAK

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh berat molekul kitosan
terhadap stabilitas ikatan kitosan pada kain katun. Penelitian ini bertujuan
untuk membandingkan pengaruh kitosan dengan berat molekul tinggi,
medium dan rendah terhadap kestabilan lapisan kitosan pada kain,
kekakuan kain dan struktur morfologi kain. Larutan kitosan dibuat dengan
variasi berat molekul. Larutan kitosan dilapiskan pada kain katun dengan
metode  pad-dry-cure dan diuji kestabilan lapisan kitosan melalui proses
pencucian. Kain hasil pelapisan sebelum dan setelah dicuci dianalisis
menggunakan spektrofotometer FTIR, UV- Reflectant dan analisis kadar
kitosan dilakukan dengan metode Kjedahl. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa peningkatan berat molekul mampu meningkatkan pelapisan kitosan
ke kain. Peningkatan berat molekul juga menyebabkan peningkatan
kekakuan kain hasil pelapisan.

Kata kunci: berat molekul kitosan, kain katun, stabilitas

Download lengkapnya, klik di sini

Efek antibakteri ekstrak daging buah & biji avokad terhadap strepcoccus mutans (Penelitian eksperimental laboratorik dengan metode ekstraksi infundasi


Perpustakaan Universitas Indonesia >> UI - Skripsi
(Membership)
Efek antibakteri ekstrak daging buah & biji avokad terhadap
strepcoccus mutans (Penelitian eksperimental laboratorik dengan
metode ekstraksi infundasi)
                 
Ike Dwi Maharti
Deskripsi Dokumen: http://lontar.ui.ac.id/opac/themes/libri2/detail.jsp?id=128104&lokasi=lokal
------------------------------------------------------------------------------------------
Abstrak
Daging buah Avokad mengandung senyawa fenol (flavonoid, tannin), dan alkaloid yang secara teoritis
dikatakan memiliki efek antibakteri. Tujuan: Mengetahui efek antibakteri ekstrak daging buah Avokad
terhadap Streptococcus mutans. Metode: Ekstrak daging buah Avokad diekstraksi dengan metode infundasi,
kemudian dibuat menjadi 4 konsentrasi yaitu 80%, 90%, 95%, dan 100%. Ekstrak tersebut lalu diujicobakan
kepada Streptococcus mutans yang diisolasi dari saliva 20 mahasiswa FKG UI. Efek antibakteri diuji dengan
menggunakan metode difusi dan pengenceran, yang ditujukan untuk menentukan diameter zona hambatan,
kadar hambat minimum (KHM) dan kadar bunuh minimum (KBM). Hasil: Nilai mean diameter zona
hambatan yang dihasilkan ekstrak daging buah Avokad, yaitu: konsentrasi 80%: 1,368
mm; 90%: 1,391 mm; 95%: 1,171 mm; 100%: 1,800 mm. Ekstrak daging buah Avokad tidak memberikan
nilai KHM dan KBM. Kesimpulan: Pada penelitian ini, efek antibakteri ekstrak daging buah Avokad belum
terbukti efektif terhadap Streptococcus mutans. Saran: Dilakukan penelitian lebih lanjut tentang efek
antibakteri ekstrak daging buah Avokad menggunakan metode ekstraksi berbeda.

Kamis, 14 Juni 2012

Efek Ekstrak Daun Jambu Biji Daging Buah Putih dan Jambu Biji Daging Buah Merah Sebagai Antidiare


SPONSORED BY
Komisi Gratis | Bisnis Online Tanpa Modal
KLIK GAMBAR ATAU DI SINI UNTUK BERGABUNG

jurnal-mikrobiologi.blogspot.com - March 9, 11:07 AM

Kumpulan Jurnal Mikrobiologi: 

I Ketut Adnyana*, Elin Yulinah, Joseph I. Sigit, Neng Fisheri K., Muhamad Insanu
Unit Bidang Ilmu Farmakologi-Toksikologi, Departemen Farmasi, Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha 10 Bandung 40132
Abstrak
Telah duji aktivitas antibakteri (penyebab diare) ekstrak etanol daun jambu biji daging buah putih dan jambu biji daging buah merah (Psidium guajava L., Myrtaceae) terhadap bakteri Escherichia coli, Shigella dysenteriae, Shigella flexneri, dan Salmonella typhi dan uji antidiare dengan metode proteksi terhadap diare imbasan-minyak jarak dan metode transit intestinal pada mencit. Ekstrak etanol daun jambu biji daging buah putih memiliki kemampuan hambat bakteri yang lebih besar daripada jambu biji daging buah merah (KHM terhadap Escherichia coli (60 mg/ml vs >100 mg/ml), Shigella dysenteriae (30 mg/ml vs 70 mg/ml), Shigella flexneri (40 mg/ml vs 60 mg/ml), dan Salmonella typhi (40 mg/ml vs 60 mg/ml). Tidak terdapat perbedaan bermakna pada konsistensi feses, berat total feses, waktu munculnya diare, lamanya diare, dan kecepatan transit usus untuk kedua ekstrak uji dibandingkan dengan kelompok kontrol. Frekuensi defekasi mencit yang diberi ekstrak etanol daun jambu biji daging buah putih 150 mg/kg bb pada menit ke180-240 menunjukkan perbedaan bermakna dibanding kelompok kontrol (p<0,05).
Kata kunci : aktivitas antibakteri, metode transit intestinal, ekstrak etanol jambu biji daging buah merah, ekstrak etanol jambu biji daging buah putih

Kamis, 07 Juni 2012

Abstract : DAMPAK MODEL PRAKTIK KEPERAWATAN PROFESIONAL (MPKP)TERHADAP KEPUASAN PASIEN DAN LOS (LENGTH OF STAY)


SPONSORED BY
Komisi Gratis | Bisnis Online Tanpa Modal
KLIK GAMBAR ATAU DI SINI UNTUK BERGABUNG


Abi Muhlisin
Arum Pratiwi
Fakultas Ilmu Kedokteran
Universitas Muhammadiyah Surakarta
Abstract
Tenaga keperawatan di rumah sakit mempunyai beberapa peran, di antaranya memberikan asuhan keperawatan terhadap keluarga dan pasien. Dalam memberikan asuhan keperawatan ada berbagai metode, di antaranya metoda profesional (MPKP) dan metode non-MPKP. Dengan metode yang berbeda akan berbeda pula cara pemberian asuhan keperawatannya sehingga akan berdampak pada kualitas asuhan keperawatan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan kepuasan pasien antara metoda MPKP dan non-MPKP . Jenis penelitian ini adalah survey dengan metode deskriptif komparatif yang digunakan untuk menjawab hipotesis penelitian. Sejumlah 30 orang pasien yang memenuhi kriteria dipakai sebagai sampel .
Instrumen pengumpulan data dibuat dari teori tentang Metode asuhan keperawatan kemudian dibuat pedoman observasi dan wawancara serta dibuat angket yang diisi sendiri oleh perawat. Hasil analisis dengan uji Wilcoxon disimpulkan adanya perbedaan kepuasan pasien antara metode MPKP dan non-MPKPl dengan Z -2,084 dan nilai P 0,037.
Kata kunci: model praktik keperawatan
Tahun pelaksanaan : 2007
Sumber Dana : Dikti / Dosen Muda

Abstract : MODEL PROMOSI KESEHATAN UNTUK MENCEGAH PENYAKIT MENULAR SEKSUAL DAN HIV/AIDS : STUDI TENTANG PEREMPUAN PEKERJA SEKS KOMERSIAL DI SURAKARTA


SPONSORED BY
Komisi Gratis | Bisnis Online Tanpa Modal
KLIK GAMBAR ATAU DI SINI UNTUK BERGABUNG


Arif Widodo
Kinik Darsono
Suwaji
Fakultas Ilmu Kedokteran
Universitas Muhammadiyah Surakarta
Abstract
Data dari Komisi Penanggulangan Aids Daerah Surakarta, mulai bulan Oktober 2005 sampai dengan Juni 2007 terdapat 78 penderita yang positif HIV/AIDS. Salah satu faktor yang mempengaruhi tingginya tingkat infeksi HIV/AIDS pada perempuan pekerja seks adalah rendahnya pemakaian kondom. Tujuan penelitian ini adalah menggali faktor-faktor yang membuat perempuan pekerja seks tidak menawarkan kondom pada tamunya, aspek-aspek sosial yang mempengaruhi negosiasi penggunaan kondom, serta mencari model promosi kesehatan untuk mencegah PMS dan HIV/AIDS.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik diskusi kelompok terarah, wawancara mendalam, dan observasi partisipasi. Subjek penelitian ini sebanyak 27 orang, yang terdiri dari 20 perempuan pekerja seks, 3 tamu pelanggan, 1 pemilik kamar, 1 orang tua angkat, 2 orang dari LSM, dan 1 orang ketua KPAD Surakarta.
Pada umumnya responden mengetahui bahwa semua orang termasuk dirinya berisiko tertular AIDS, tetapi sebagian besar tidak menawarkan kondom kepada tamunya karena takut dimarahi, dipukul, dan takut tidak mendapatkan uang. Perempuan pekerja seks yang beroperasi di bekas lokalisasi Silir dalam pemakaian kondom dan pencegahan penyakit menular seksual dan HIV/AIDS mendapatkan secara gratis dari Dinas Kesehatan Kota Surakarta. Tidak adanya dukungan sosial dari teman sebaya, pemilik kamar, pemilik hotel, maupun dari tamu pelanggannya mengenai pemakian kondom pada perempuan pekerja seks jalanan yang beroperasi di tempat-tempat tidak resmi akan berakibat perempuan pekerja seks di jalanan lebih berpotensi dan berisiko menularkan penyakit seksual daripada yang beroperasi di bekas lokalisasi Silir.
Rendahnya kemampuan negosiasi perempuan pekerja seks dalam penggunaan kondom dengan tamu pelanggannya disebabkan oleh kesalahan persepsi terhadap perilaku seksual “aman semu”, perilaku mencari “pertolongan” pengobatan, tekanan psikis, dan masalah ekonomi. Hasil penelitian ini merupakan penjajagan kebutuhan yang akan dikembangkan dalam strategi pendidikan kesehatan reproduksi pada perempuan pekerja seks secara komprehensif.
Kata kunci: model promosi kesehatan
Tahun Pelaksanaan : 2007
Sumber Dana : Dikti / Hibah Bersaing

GRATIS PLUS HADIAH

Hosting Gratis