website trackingwebsite tracking

PTC..PELUANG DAPAT UANG HANYA DENGAN MODAL KLIK

Cara Instan Untuk Verifikasi PayPal !
Tampilkan postingan dengan label PENYAKIT JANTUNG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PENYAKIT JANTUNG. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Desember 2012

Manfaat Beras Merah

Manfaat Beras Merah
Manfaat Beras Merah - Selama ini, kita hanya mengonsumsi beras putih saja, sehingga kita cenderung tidak tertarik untuk mencoba jenis yang lain. Padahal sebenarnya masih ada beberapa jenis yang memiliki kandungan sama atau bahkan lebih baik dari pada beras putih, misalnya seperti manfaat beras merah
Experimental Biology annual conference pernah melakukan riset pada tanggal 24-28 April di Anaheim, California, AS. Hasil dari riset tersebut diketahui terdapat dua jenis beras beras yang dapat mengurangi tekanan darah tinggi dan resiko serangan jantung, yaitu beras merah dan setengah-giling.
Dari hasil penelitian itu juga simpulkan bahwa manfaat beras merah jauh lebih baik dari beras putih, terutama sebagai pelindung tubuh dari penyakit arterosklerosis (pengerasan pembuluh darah) dan tekanan darah tinggi.
Salah seorang peneliti bernama Satoru Eguci, profesor fisiologi di Temple University School of Medicine di Philadelphia, AS mengatakan bahwa riset yang mereka lakukan menunjukkan bahwa beras mempunyai potensi yang mungkin menjadi titik awal yang baik untuk meneneliti obat pencegah penyakit kardiovaskuler.
Eguci bersama koleganya sebelumnya pernah mengatakan bahwa riset yang mereka lakukan adalah mencatat zat angiotensin II yang terkandung pada beras merah. Zat inilah yang membuat salah satu manfaat beras merah adalah mampu mengatasi penyumbatan arteri dan tekanan darah tinggi.
Zat angiotensin II itu terdapat di lapisan beras yang terkelupas saat proses beras merah diubah menjadi beras putih. Agar lapisan tersebut tidak terkelupas, ketika menggiling beras harus menggunakan alat tradisional seperti masyarakat Jepang.
Ringkasan tentang Manfaat Beras merah
Berikut ini adalah beberapa manfaat beras merah yang mungkin dapat menjadi referensi bagi Anda untuk mempertimbangkan variasi makanan pokok selain beras putih:
Beras merah dapat membuat kulit lebih halus serta mengatasi alergi.
Beras merah dapat mencegah maupun mengatasi berbagai penyakit degeneratif seperti Diabetes militus, hipertensi, asma, lever, dll.
Beras merah memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga dapat mengatasi gangguan pencernaan, sembelit, perut kembung, serta menurunkan kadar kolesterol darah.
Beras merah mampu meningkatkan stamina, memperkuat tubuh, dan mengatasi cepat lelah.
Beras merah memiliki kandungan vitamin B yang tinggi yang bermanfaat mencegah penyakit beri-beri, sakit pinggang, reumatik, ataupun kesemutan

Selasa, 03 Juli 2012

Obat Migrain ini Tetap Diresepkan Meski Bahayakan Jantung

Jakarta, Obat-obatan seperti Amerge, Axert, Frova, Imitrex, Maxalt, Relpax, Treximet dan Zomig masuk dalam kelompok obat triptans. Obat-obat itu dianggap sangat efektif mengobati sakit kepala migrain dan dapat meredakan migrain. Sayangnya, obat ini mempersempit pembuluh darah, sehingga penderita penyakit jantung seharusnya tidak boleh menggunakan obat ini.

Sebuah penelitian terhadap lebih dari 120.000 orang penderita migrain menunjukkan bahwa lebih dari 1 di antara 5 orang yang memiliki penyakit jantung diresepkan obat triptan selama bertahun-tahun.

"Angka itu sangat mengecewakan. Saya tidak pernah pikir angka itu dapat begitu tinggi," kata Stewart Tepper MD, dokter spesialis sakit kepala di Klinik Cleveland seperti dikutip dari WebMD, Minggu (2/10/2011).

Obat Triptans memang efektif dan cepat meredakan sakit kepala, kepekaan terhadap cahaya dan suara bising, serta mual dan muntah yang diakibatkan migrain. Obat ini sangat membantu untuk penderita sakit kepala dalam taraf sedang hingga berat yang mengganggu kemampuan penderitanya untuk melakukan tugas sehari-hari.

Namun obat Triptans dapat mempersempit pembuluh darah di otak. Meski bagi kebanyakan orang, obat ini ditoleransi dengan baik dan aman. Tetapi triptans juga mempersempit pembuluh darah yang menuju jantung sebesar 10-20 persen untuk sementara. Hal itu bisa berbahaya bagi orang yang sudah memiliki penyakit jantung.

Kurang dari 1 persen pasien yang menggunakan triptans dalam penelitian ini mengalami masalah jantung dan pembuluh darah, termasuk serangan jantung, stroke, detak jantung yang berbahaya dan kematian. Tapi risiko penggunaannya jauh lebih tinggi untuk penderita penyakit jantung.

Label obat memang sudah jelas menyatakan bahwa penderita penyakit jantung atau yang pernah mendapat serangan jantung, memiliki riwayat stroke, memiliki penyakit pembuluh darah, dan pasien tekanan darah tinggi tidak diperbolehkan memakai triptans.

Tapi penelitian yang dilakukan baru-baru ini masih menemukan banyak pasien migrain yang memiliki penyakit jantung namun tetap diresepkan triptans. Para peneliti mengidentifikasi 121.286 penderita migrain. Hasilnya:
1. 38% diantaranya diberi resep obat triptan.
2. 8% diantaranya memiliki penyakit jantung yang seharusnya tidak diperbolehkan memakai triptans.
3. 22% diantara mereka yang memiliki penyakit jantung telah diberi resep triptan sejak tahun 2009.

Dokter Tepper mengatakan ia memiliki pasien migrain yang hanya mau diberi resep triptans. "Ketika saya mengatakan bahwa mereka tidak boleh meminum obat ini, mereka sangat marah," katanya.

"Jika mereka diberi resep, maka besar kemungkinan mereka meminum obatnya," kata peneliti Daisy Ng-Mak, PhD, direktur kesehatan global di Merck Sharp & Dohme Corp di West Point, AS, yang mendanai penelitian ini.

Untuk penderita migrain yang memiliki risiko penyakit jantung dan pembuluh darah, Tepper menyarankan agar berbicara dengan dokter terlebih dahulu untuk menentukan apakah ia boleh menggunakan tripta
(ir/ir


Sumber : detik.com

Sabtu, 23 Juni 2012

Buah Persik Bisa Cegah Diabetes dan Penyakit Jantung


Buah Persik Bisa Cegah Diabetes dan Penyakit JantungJakarta - Persik atau peach memiliki daging buah berwarna kuning. Aromanya harum dan memiliki satu biji. Kalau di Jepang buah ini disebut dengan buah momo. Buah yang bernama latin Prunus persica ini punya berkhasiat mencegah beragam penyakit.

Buah persik dipercaya dapat mencegah obesitas, yang dapat mengakibatkan penyakit jantung dan diabetes. Buah yang pertama tumbuh didataran Cina ini sudah dikonsumsi sejak 3000 tahun lalu. Kini sudah banyak dibudidayakan, terutama didataran tinggi berhawa sejuk.

Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh California Plum Board danCalifornia Grape and Tree League, senyawa fenolik dalam buah persik bersifat anti-obesitas. Juga mengandung anti-inflamasi dan anti-diabetes serta dapat mengurangi jumlah LDL (lemak jahat) yang bisa menyebabkan penyakit jantung.

Temuan ini nantinya akan dipresentasikan pada American Chemical Society di Philadelphia, Agustus mendatang. Senyawa bioaktif dalam buah persik dapat bekerja dengan baik dalam tubuh terutama untuk mencegah terkena penyakit.

“Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa empat kelompok fenolik utama dalam persik adalahanthocyaninsclorogenic acids, quercetin derivatives dan catechins. Senyawa tersebut akan bekerja dalam sel lemak dan pembuluh darah,” jelas Luis Cisneros-Zevallos, penulis penelitian.

Berdasarkan hasil tes laboratorium buah ini dapat membasmi sel-sel kanker payudara. Dalam pengujiannya melibatkan beberapa penderita kanker payudara dan diberikan ekstrak peach dan plum. Sel-sel kanker responden dapat berkurang dan kembali normal.

Tidak hanya tinggi senyawa fenol, buah persik juga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh. Selain persik buah lainnya yang tinggi fenol adalah ceri, anggur dan plum. Sedangkan sayuran ada artichoke dan kentang. 
Sumber: Detik.com

Senin, 18 Juni 2012

Dua Sendok Makan Minyak Olive Sehari Cegah Penyakit Jantung





Dua Sendok Makan Minyak Olive Sehari Cegah Penyakit JantungJakarta - Banyak penelitian mengungkap kehebatan minyak buah zaitun ini. Minyak yang diperah dari biji buah zaitun yang masak ini bukan hanya bisa mencegah kanker tetapi mencegah serangan jantung. Cukup konsumsi 2 sendok makan per hari!

Penelitian tentang minyak olive atau zaitun ini sudah banyak dilakukan. Namun, hanya sedikit yang mengungkap khasiat minyak ini untuk mengurangi angka kematian. Sebuah riset terbaru menyebutkan bahwa minyak olive yang dikonsumsi 2 sendok makan per hari bisa mengurangi resiko kematian akibat penyakit jantung.

Kesimpulan ini didapat dari riset yang melibatkan 41.000 orang dewasa dalam European Prospective Investigation into Cancer and Nutrition ini dimulai 20 tahun silam. Hasilnya dipublikasikan di  American Journal of Clinical Nutrition. Disebutkan bahwa minyak olive tidak bisa mengurangi angka kematian karena kanker. Justru dampaknya pada angka kematian akibat serangan jantung.

Manfaat minyak olive ini sangat besar untuk kesehatan jantung. 'Penemuan ini sangat berarti. Sekaligus mengkonfirmasi bahwa minyak olive sangat bagus buat jantung,'demikian Dr. Charles Knight dari British Cardiovascular Society seperti dilansir dailymail.

Minyak olive sangat kaya akan minyak jenuh tunggal dan polyphenol, zat yang memampu meredam peradangan dan mengurangi resiko penggumpalan. Peneliti Spanyol meneliti kebiasaan makan 10.622 laki-laki dan wanita usia 29-69 tahun dan dilacak selama 13 tahun untuk mengetahui efek minyak olive ada angka kematian.

Dalam masa penelitian itu, hanya 2000 orang meninggal, 956 karena kanker dan 416 karena penyakit jantung. Data menunjukkan jumlah yang meninggal karena penyakit jantung merupakan yang paling sedikitmengonsumsi minyak olive. Mereka yang mengonsumsi 29 gram minyak olive per hari atau 2 sendok makan, berkurang resikonya 44% dari kematian karena problem jantung.

Minyak olive banyak dikonsumsi dalam diet Mediteranian. Dalam diet ini banyak dikonsumsi sayuran dan buah segar dan minyak olive dipakai sebagai dressing atau saus salad. Minyak olive juga bisa dipakai untuk memanggang atau menumis dan yang paling bagus dikonsumsi adalah jenid extra virgin, minyak olive paling murni. 

(odi/odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.


detik.com



Demikian isi postingan kali ini.....
Jika ada yang tidak berkenan mohon maaf yang sebesar-besarnya. Silahkan tinggalkan komentar ke kotak komentar atau di kotak chat (obrolan)
Terim kasih atas kunjungannya. semoga apa yang kami sampaikan di atas ada manfaatx...mari kita saling mendoakan kebaikan untuk sesama..


PLUS DARI KAMI .....
Terkhusus bagi sobat yang ingin membuat atau mengatur blog tetapi mengalami kesulitan dalam membuat blog atau mengatur tampilan blog, kami berinisiatif menyediakan tutorial cara membuat dan mengatur blog.
kami akan memberikan segala kemampuan kami membantu sobat semua menghadapi kesulitan dalam membuat dan mengatur blog sesuai kemampuan dan ilmu yang kami punya.
Kami akan menyediakan tutoril sedemikian mulai dari tingkat pemula sampai pengembangan blog!Kami akan merancang sedemikian rupa sehingga dapat mudah dipahami meskipun masih kategori pemula.
Klik matari pilihan kamu untuk melihat tutorialnya!!!!!
Adapun materi-materi yang akan kami muat antara Lain:


TAHAP AWAL :
Tutorial cara Membuat account gmail
Tutorial cara Membuat pendaftaran blog di blogspot.com dengan account gmail
Tutorial cara Membuat postingan
Tutorial cara Mengatur tata letak
Tutorial cara mendftarkan blog di search engine


Pengembangan
Tutorial cara meminimalkan layar
Tutorial cara membuat tulisan berjalan ( merquee)
Tutorial cara membuat animasi
Tutorial cara menambahkan kotak chatting
Tutorial cara menambahkan google translate
Tutorial cara meshare vidio
Tutorial cara blogroll
Tutorial cara membuat tabel
Tutorial share
Tutorial atribut facebook
Tutorial menshare di google+
Tutorial menambahkan gadget pilihan
Tutorial  menshare di Stumleupon


Keyword : penelitian, abstrak, penelitian terbaru, penelitian terbaru 2012, penelitian 2012, alamiah, sains, kesehatan, sehat, penelitian kuantitatif, penelitian kualitatif, penelitian sains, sains, penelitian tindakan kelas, ktk, kualitatif, kuantitatif, khasiat, manfaat, kandungan, khasiat avokad, buah avokad, avokad, buah, antioksidan, antibiotik, diet, langsing, kegemukan, hopertensi, tidur, insomnia, kolesterol, obesitas, balita, teknologi, tutorial, cara, blog, arsip, tulisan, animasi, label, komunikasi, template, virus, bakteri, wanita, makanan, minuman, menemukan, meningkatkan, buahan, merusak, peneliti, ahli, kumpulan, artikel, otak, kopi, teh, jantung, stroke, ekstrak, berbahaya, tekanan darah, sehat, payudara, diabetes, gizi, wanita, anak, obat, kanker, orang, contoh, bahaya, pria'

Sabtu, 16 Juni 2012

KRITERIA BUAH Yang Sehat Untuk Sarapan

JAKARTA–Sarapan pagi merupakan sinyal tubuh untuk mengaktifkan proses metabolisme dari keadaan istirahat menjadi keadaan aktif. Maka sarapan sebaiknya mengandung protein, karbohidrat dan lemak yang cukup. Sarapan buah yang sehat dapat memberikan asupan serat, fitonutrien penting, antioksidan dan juga karbohidrat.
Jangan menggunakan sembarang buah untuk sarapan. Buah yang dikonsumsi untuk sarapan sebaiknya memenuhi kriteria seperti yang dilansir Lifestrong, Selasa (29/5/2012) di bawah ini:
1. Kaya Kandungan Anthocyanin
Buah-buahan yang sangat berwarna seperti blueberry, blackberry, raspberry, ceri, cranberry, anggur merah dan stroberi kaya akan pigmen tanaman yang disebut anthocyanin. Penelitian tahun 1997 menganalisis sifat antioksidan kuat dari 14 anthocyanin yang ditemukan dalam buah.
Temuan menunjukkan bahwa anthocyanin dapat memperbaiki gangguan penglihatan, penyakit pembuluh darah dan melindungi tubuh dari kerusakan akibat bahan kimia dan radiasi. Penelitian ini juga menemukan bahwa anthocyanin dapat berfungsi sebagai anti radang dan menurunkan risiko kanker.
2. Kaya Kandungan Karotenoid
Karotenoid adalah jenis pigmen lain pada tanaman yang penting bagi manusia. Karotenoid terkandung dalam buah-buahan berwarna kuning, oranye dan merah seperti jeruk, jeruk keprok, jeruk, melon, semangka, aprikot, peach, tomat dan mangga. Ada lebih dari 600 jenis karotenoid, tapi yang paling sering ditemukan dalam makanan adalah alpha-carotene, beta-karoten, beta-cryptoxanthin, lycopene, lutein dan zeaxanthin.
Karotenoid melindungi tubuh dari gangguan penglihatan seperti katarak dan degenerasi makular, juga dapat meningkatkan kesehatan paru-paru dan menurunkan resiko kanker atau penyakit jantung dan pembuluh darah.
3. Kaya Serat
Serat penting agar sistem pencernaan dapat bekerja optimal. Serat juga membantu mencegah diabetes serta penyakit jantung dan pembuluh darah. Wanita sebaiknya mengkonsumsi 21 – 25 gram serat per hari dan pria 30 – 38 gram sehari. Contoh buah kaya serat antara lain raspberry, blackberry, alpukat, pir, apel, blueberry, kurma, stroberi, pisang, plum dan kismis.
4. Rendah Indeks Glikemik
Buah dengan kandungan gula yang tinggi dapat menyebabkan lonjakan glukosa darah dan insulin sehingga memicu diabetes. Makanlah buah dengan indeks glikemik yang rendah, yaitu yang berada pada peringkat 55 ke bawah seperti ceri, jeruk, aprikot kering, apel, pir, plum, persik, jeruk dan anggur.
Buah kiwi dan pisang berada pada peringkat paling mepet dalam daftar aman, yaitu menempati peringkat indeks glisemik 53 dan 54. Buah dengan kandungan indeks glikemik sedang contohnya mangga, aprikot segar, kismis dan nanas. Semangka memiliki indeks glikemik tinggi, yaitu peringkat 72.
http://www.solopos.com

Manfaat Kiwi, Buah Yang Paling Banyak Gizinya

Manfaat Kiwi, Buah Yang Paling Banyak Gizinya Penelitian yang dilakukan oleh Dr Paul Lachance dari Rutgers University, New Jersey, Amerika, menemukan bahwa buah kiwi menduduki posisi pertama buah yang paling padat gizi dibanding dengan 27 macam buah lain yang biasa dikonsumsi. Mengapa? Sebab kiwi memiliki kandungan vitamin dan mineral seperti di bawah ini: Vitamin C. Vitamin C dalam kiwi 2 kali lebih banyak dari jeruk. Mengkonsumsi 1 buah kiwi sehari cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan vitamin C. Ini bermanfaat memberi efek perlindungan bagi penderita asma dan gangguan pernafasan. Kalium. Seperti pisang, kiwi pun kaya kalium. Kalium bermanfaat mencegah resiko sakit jantung. Vitamin E. Jika biasanya makanan yang memiliki kandungan vitamin E tinggi akan juga mengandung lemak tinggi, kiwi berbeda. Kandungan lemaknya rendah namun vitamin E nya tinggi. Ini membuatnya kaya antioksidan untuk jantung sehat. Asam folat. Wanita sangat butuh zat ini sebelum dan sesudah kehamilan, untuk mencegah cacat syaraf pada bayi. Serat. Kandungan serat pada buah-buahan termasuk juga kiwi, berfungsi menurunkan kolesterol dan mencegah sembelit serta radang saluran pencernaan. Zinc. Zinc membantu pria menghasilkan hormon testosteron, hingga baik bagi sistem reproduksi pria. Selain itu, juga bermanfaat bagi kecantikan kulit, rambut dan kuku.

sidomi.com

Rabu, 13 Juni 2012

Berpikir Positif Cegah Stroke & Serangan Jantung


RABU, 18 APRIL 2012 18:00 wib


Gustia Martha Putri - Okezone

detail berita
Hadapi hidup dengan senyum (Foto: Corbis)
BERPIKIR positif ternyata tidak hanya meringankan beban hidup, tetapi bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Penyakit kardiovaskular akan malas datang jika Anda banyak berpikir positif.
Sebuah penelitian terbaru dari Harvard School of Public Health (HSPH) mengungkapkan, bahwa karakteristik psikologis positif seperti optimisme, kepuasan hidup, dan kebahagiaan yang hadir dalam diri seseorang dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung dan stroke.

"Kami menemukan bahwa faktor-faktor seperti optimisme, kepuasan hidup, dan kebahagiaan berhubungan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular dan tidak berhubungan dengan usia seseorang, status sosial, status ekonomi, merokok atau tidak, atau berat badan mereka," kata Julia Boehm, pemimpin penelitian dari Departemen Kesehatan Masyarakat dan Pengembangan Manusia HSPH, sebagaimana dilansirTimes of India, Rabu (18/4/2012).

Boehm menjelaskan, bahwa individu-individu yang paling optimis memiliki penurunan risiko terkena gejala awal gangguan kardiovaskular sekitar 50 persen dibandingkan rekan-rekan yang kurang optimistis.

Dalam reviu lebih dari 200 penelitian yang diterbitkan dalam dua database ilmiah utama, Boehm dan penulis senior Profesor Laura Kubzansky, yang juga dari Departemen Kesehatan Masyarakat dan Pengembangan Manusia HSPH, ditemukan ada aset psikologis seperti optimisme dan emosi positif yang mampu memberikan perlindungan terhadap penyakit kardiovaskular. Selain mencegah, faktor-faktor positif tersebut juga memerlambat perkembangan penyakit ini bagi yang sudah terkena.

Untuk lebih memahami bagaimana kerterkaitan yang terjadi antara kesejahteraan dalam psikologis dan gangguan kardiovaskular, Boehm dan Kubzansky juga meneliti hubungan kesejahteraan dengan gaya hidup yang sehat bagi kardiovaskular dan indikator biologis.

Mereka menemukan, bahwa individu dengan perasaan bahagia yang hadir ketika banyak pikiran-pikiran positif dalam otak turut menjalankan perilaku sehat, seperti berolahraga, makan makanan seimbang, dan tidur cukup.

Selain itu, lebih besar perasaan bahagia yang hadir akibat banyak berpikir positif tersebut, terkait dengan fungsi biologis yang lebih baik. Seperti menurunkan tekanan darah, terdapat banyak lemak sehat dalam tubuh, dan berat tubuh cenderung normal.

"Temuan ini menunjukkan penekanan bahwa kekuatan psikologis dapat meningkatkan kesehatan jantung," kata Kuzbansky. Hasil studi ini baru saja dipublikasikan secara online dalam Psychological Bulletin.
(tty)

Penyakit Jantung Koroner Bisa Disembuhkan, Asal..


INILAH.COM, Jakarta - Penyakit jantung koroner masih menjadi pembunuh manuasia nomor satu di dunia termasuk Indonesia.
HeadlineData terakhir dari badan kesehatan PBB, WHO menyebutkan 60% dari seluruh kematian adalah akibat serangan jantung koroner.

Penyakit jantung koroner adalah penyempitan pembuluh darah kecil yang memasok darah dan oksigen ke jantung. Penyakit jantung koroner juga disebut penyakit arteri koroner.

Penyakit jantung koroner biasanya disebabkan oleh kondisi yang disebut aterosklerosis, yang terjadi ketika bahan lemak dan zat-zat lainnya membentuk plak pada dinding arteri.

Walaupun demikian, penyakit 'mematikan' itu masih bisa disembuhkan, asal...

"Jantung koroner merupakan kasus yang terbesar selain gagal jantung, yang menyebabkan pasien dirawat di rumah sakit juga membuat pasiennya harus bolak-balik ke rumah sakit," kata dr. Pradana Tedjasukmana SpJP.FIHA, dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RS Premier Jatinegara Jakarta Timur alam seminar awam "Penyakit Jantung Koroner Bisa Diobati di Jakarta, Minggu (27/5/2012).

Pradana menjelaskan, jantung koroner disebabkan karena penumpukan zat lemak secara berlebihan di lapisan dinding nadi pembuluh koroner, yang dipengaruhi pola makan kurang sehat. Pengobatan untuk penyakit ini dapat dilakukan dengan berbagai cara.

"Intinya semua pengobatan yang ada untuk jantung koroner berfungsi untuk memperlebar jalur arteri (pembuluh darah) sehingga aliran darah bisa kembali lancar," jelas Pradana.

Menurut Pradana, seseorang bisa terhindar dari risiko penyakit jantung koroner jika penderita selalu disiplin mengkonsumsi obat dan mengurangi makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi serta tinggalkan stres.

"Intinya, risiko penyakit jantung bisa diobati jika melakukan perubahan pola hidup sehat termasuk rutin berolahraga, stop rokok dan kopi serta hindari stres yang menjadi risiko pemicu timbulnya serangan jantung," ungkapnya.

Seminar awam ini dilaksanakan RS Premier Jatinegara dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) dalam Jakarta Cardiovaskular Summit 2012. [mor]

Penyakit Kronis dan Kematian di Dunia

NILAH.COM, Jakarta - Banyak hal menyebabkan seseorang meninggal dunia. Namun penyakit kroniklah yang ditengarai sebagai penyebab kematian manusia di dunia. Benarkah?

Penyakit kronis seperti jantung, kanker, tekanan darah tinggi, dan diabet menduduki peringkat teratas penyebab kematian sebagian manusia di dunia mengalahkan infeksi.

Dilansir Genius Beauty Menurut laporan WHO, World Health Statistics 2012, setiap tiga orang dewasa di dunia memiliki tekanan darah tinggi, dan satu dari 10 orang menderita diabetes.

Statistik baru WHO ini meliputi 194 negara, menunjukkan tingkat peningkatan tekanan darah tinggi dan diabetes serta peningkatan signifikan dalam faktor risiko lain untuk penyakit kronis.

Dr Margaret Chan, Direktur Jenderal WHO, mengatakan laporan ini menyajikan data baru peningkatan tajam pengembangan penyakit jantung dan penyakit kronis lain, terutama di negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Di negara berpendapatan tinggi, yang diagnosis dan perawatan murah tersedia, tingkat tekanan darah rata-rata telah menurun. Ini otomatis memberi kontribusi terhadap penurunan kematian akibat penyakit jantung.

Tapi di beberapa negara Afrika, Dr Chan mengklaim bahwa lebih dari 40% orang dewasa diduga memiliki tekanan darah tinggi. Sebagian besar dari mereka tetap tidak terdiagnosis, meski banyak kasus dapat diobati dengan obat murah.

Prevalensi diabetes di antara penduduk berpenghasilan rendah juga sangat tinggi.

Tanpa penanganan yang tepat waktu, diabetes dapat menyebabkan perkembangan penyakit kardiovaskular, kebutaan, dan gagal ginjal.

Masalah lain yang signifikan adalah obesitas. Dasi Boerma, Direktur Departemen Statistik Kesehatan dan Sistem Informasi, mengklaim bahwa dari 1980 sampai 2000, di setiap wilayah negara dengan tingkat obesitas dunia, mengalami peningkatan kasus dua kali lipat.

Dan saat ini, setengah miliar orang (12% dari populasi dunia) menderita obesitas. Tingkat tertinggi obesitas diamati WHO di Wilayah Amerika (26% dari populasi orang dewasa) dan yang terendah adalah di Asia Tenggara (3%).

Selain itu, perempuan lebih mungkin untuk mendapatkan obesitas dibandingkan pria. Dan memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes, penyakit jantung dan beberapa jenis kanker. [mor

Selasa, 12 Juni 2012

Kemacetan Tingkatkan Risiko Serangan Jantung



Zat kimia berbahaya dalam polusi udara bisa menyebabkan pembengkakan di organ dalam tubuh.

SENIN, 16 MARET 2009, 16:04 WIB
Irma Kurniati, Mutia Nugraheni
VIVAnews – Kemacetan lalu lintas adalah pemandangan sehari-hari di kota besar termasuk Jakarta. Setiap jam berangkat dan pulang kantor mau tidak mau kita pasti akan menghadapi kemacetan.
Saat jam makan siang pun lalu lintas kendaraan di Jakarta selalu padat. Jika setiap hari terjebak kemacetan, ternyata efeknya bagi kesehatan sangat berbahaya, yaitu meningkatkan risiko serangan jantung.

Sebuah penelitian di Jerman mengungkapkan bahwa seseorang yang mengalami serangan jantung lebih dari tiga kali, biasanya sering terperangkap dalam kemacetan sebelum serangan itu muncul. Risiko ini lebih besar dialami oleh wanita, pria tua, dan orang yang sering terkena nyeri dada.

Hal itu diungkapkan Annette Peters, kepala penelitian yang meneliti 1454 pasien serangan jantung. Menurut Peters, risiko serangan jantung tiga kali lebih besar dialami oleh seseorang yang menggunakan transportasi umum atau sepeda.

“Mengendarai atau menaiki kendaraan dalam situasi macet parah memang bisa meningkatkan resiko serangan jantung,” kata Peters seperti dikutip dariwww.msnbc.msn.com.

Polusi udara dan stres
Kemacetan identik dengan tingginya polusi udara dan stres. Hal inilah yang menjadi pemicu serangan jantung. “Mungkin salah satu faktor penyebab serangan jantung adalah polusi udara yang berasal dari antrean mobil saat macet," kata Peters.

Menurut Dan Greenbaum kepala Health Effects Institute di Boston, polusi udara saat macet memang sangat berpengaruh sebagai pemicu serangan jantung.

“Polusi udara, stres, polusi suara adalah hal yang bisa berefek buruk pada kesehatan tubuh,” kata Greenbaum. “Ada bukti tambahan bahwa polusi udara yang berakumulasi dalam jangka waktu panjang bisa menyebabkan penyakit jantung koroner.”

Ia menambahkan, polusi udara juga menjadi penyebab masalah pernapasan, penyakit paru-paru.

Partikel ultrafine 
Partikel ultrafine yang terdapat pada polusi udara adalah zat berbahaya. Para peneliti percaya bahwa partikel-partikel kecil yang terdapat pada polusi udara masuk dapat masuk ke dalam paru-paru, melewati darah dan jantung.
Partikel tersebut bisa menyebabkan inflamasi atau pembengkakan pada paru-paru yang mempengaruhi sinyal elektronik pada tubuh termasuk jantung.

Penelitian tersebut termuat dalam New England Journal of Medicine. Peter memfokuskan penelitiannya pada pasien serangan jantung di Jerman antara bulan Februari 1999 dan Desember 2003 yang berhasil selamat 24 jam setelah serangan muncul.

Bintik Kuning di Mata Tanda Penyakit Jantung



Bintik atau garis kuning merupakan endapan kolesterol.

SENIN, 19 SEPTEMBER 2011, 10:59 WIB
Mutia Nugraheni
VIVAnews - Bercerminlah dan perhatikan mata Anda. Segera periksakan diri ke dokter jika terdapat garis atau bintik kuning di kulit sekitar kelopak mata. Itu karena garis tersebut bisa jadi penanda penyakit jantung.

Hal tersebut merupakan hasil  penelitian yang dilakukan tim dari University of Copenhagen, Denmark, dengan melibatkan lebih dari 12 ribu orang. Seseorang dengan kondisi yang juga dikenal sebagaixanthelasmata ini, cenderung mendapat serangan jantung atau meninggal dunia dalam waktu 10 tahun.

Bintik atau garis kuning merupakan endapan kolesterol, tidak menimbulkan rasa sakit ataupun mengganggu penglihatan. Tetapi banyak orang ke dokter kulit untuk bisa menyamarkan atau menghilangkannya. Menurut penelitian yang dipublikasi secara online di British Medical Journal, orang dengan xanthelasma harus memeriksakan ke dokter.

Seseorang dengan xanthelasmata berisiko 12 persen lebih besar mengalami penyakit jantung dibandingkan seseorang yang tidak mengalami kondisi ini. Bintik kuning di sekitar kelopak mata ini lebih bisa diandalkan sebagai tanda penyakit jantung pada wanita.

"Prevelensi xanthelasmata tidak jauh berbeda antara pria dan wanita. Tetapi, pada wanita tanda ini bisa jadi prediksi yang lebih baik dibandingkan pada pria," kata Profesor Anne Tybjaerg-Hansen dari University of Copenhagen, seperti dikutip dari Daily Mail.

Hal ini, menurut Anne, dapat menjelaskan fakta bahwa pria dan wanita memiliki faktor risiko yang sama dalam hal penyakit jantung.  Tim peneliti mengungkap, temuan ini secara jelas menemukan untuk pertama kalinya bahwa orang denganxanthelasmata memiliki peningkatan risiko penyakit kardiovaskular.

Studi ini juga menemukan garis warna putih atau abu-abu di sekitar kornea, yang dalam istilah medis dikenal sebagai arcus corneae, tidak terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Dalam penelitian ini, Profesor Anne mencatat riwayat kesehatan 12.745 responden dari 1976 hingga Mei 2009. Usia mereka antara 20 hingga 93 tahun dan tidak terkena penyakit jantung pada awal proyek penelitian
.

Senin, 11 Juni 2012

Serangan Jantung di Pagi Hari Lebih Mematikan


AN Uyung Pramudiarja - detikHealth

img
foto: Thinkstock
Madrid, Risiko kematian selalu tinggi ketika terjadi serangan jantung. Namun jika terjadi pada pagi hari, serangan jantung 20 persen lebih berisiko memicu kematian dibandingkan serangan jantung yang terjadi di waktu-waktu lain sepanjang hari.

Berbagai penelitian sebelumnya memang menunjukkan bahwa serangan jantung lebih sering terjadi pada pagi hari. Meski begitu, belum ada yang membandingkan risiko kematian akibat serangan jantung yang terjadi pada waktu-waktu tertentu termasuk di pagi hari.

Baru-baru ini, para peneliti dari National Center of Cardiovascular Disease di Spanyol berhasil mengaitkan risiko kematian dengan waktu terjadinya serangan jantung. Serangan jantung yang terjadi antara pukul 6 pagi hingga tengah hari paling mematikan dibandingkan pada waktu lainnya.

Peningkatan risiko kematian pada serangan jantung yang terjadi di pagi hari cukup tinggi, yakni seitar 20 persen. Diduga, pemicunya adalah sistem hormonal dan metabolisme yang mengalami peningkatan aktivitas pada pagi hari setelah bangun tidur.

Peningkatan tekanan darah di pagi hari juga diyakini juga ikut mempengaruhi meski pendapat ini masih kontroversial. Sebab penelitian terbaru di Harvard Medical School menunjukkan, jam biologis manusia justru membuat tekanan darah turun ke titik terendah pada pagi hari.

Penelitian tersebut melibatkan 811 pasien serangan jantung yang dirawat di berbagai rumah sakit di kota Madrid, antara tahun 2003-2009. Dikutip dari Dailymail, Jumat (29/4/2011), sebagian besar partisipan mengalami infark myokardiak, yakni serangan jantung yang dipicu penyumbatan pembuluh darah yang berkepanjangan.

Sesuai dengan penelitian-penelitian terdahulu, sebagian besar partisipan yakni 269 orang mengalami serangan jantung antara pukul 6 pagi hingga tengah hari. Sisanya, 240 orang mengalaminya antara tengah hari hingga pukul 6 sore, 161 antara pukul 6 sore hingga tengah malam dan 141 antara tengah malam hingga pukul 6 pagi.


Sumber : detik.com

Operasi Jantung Bisa Akibatkan Kehilangan Ingatan?


Putro Agus Harnowo - detikHealth

img
(Foto: thinkstock)
Durham, North Carolina,Tidak ada suatu prosedur pengobatan yang tidak berisiko, begitu pula operasi jantung yang menyangkut nyawa seseorang. Seorang pasien jantung di Jerman, mengalami penurunan kemampuan berpikir dan kemampuan mengingat beberapa bulan setelah operasi bypass jantung.

Dokter telah lama mengkhawatirkan dampak penurunan kemampuan mental ini pada pasien yang menjalani operasi bypass cangkok arteri koroner atau coronary artery bypass grafting (CABG).

Dan ternyata memang benar, hilang ingatan lebih banyak terjadi setelah menjalani operasi tersebut. Pasien yang menjalani CABG kebanyakan memiliki penyakit aterosklerosis (penebalan dinding pembuluh darah) koroner yang parah.

"Penurunan kemampuan mental setelah operasi ini lebih berhubungan dengan tingkat keparahan aterosklerosis daripada karena operasi itu sendiri," kata Dr Mark Newman dari Duke University Medical Centre di Durham, North Carolina, yang tidak terlibat dalam penelitian ini seperti dilansir Health24.com, Rabu (9/11/2011).

Untuk memastikan hal itu, para peneliti ini memantau 37 orang pasien yang menjalani prosedur stent dan menjalani CABG 47. Sebagian besar pasien berusia 60-an dan awal 70-an. Metode stent adalah prosedur dimana adalah sebuah tabung buatan dimasukkan ke dalam pembuluh darah untuk mencegah atau mengatasi penyempitan aliran darah.

Peserta diberi tes kemampuan berpikir dan memori sebelum operasi dan tiga bulan setelahnya. Setelah beberapa bulan, pasien dalam kelompok stent lebih banyak mengalami penurunan skor pada dua tes dari sepuluh tes yang diberikan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Namun skor pada pasien bypass menurun pada tujuh tes dari sepuluh tes.

"Yang belum jelas adalah, seberapa banyak perubahan kemampuan mental yang benar-benar mengganggu kehidupan pasien setelah menjalani operasi jantung?" kata peneliti, Dr. Tibo Gerriets dari Universitas Justus Liebig di Giessen.

Dr Newman menduga bahwa untuk beberapa pasien, perubahan kemampuan berpikir dan kemampuan memori mungkin terasa perbedaannya antara hidup mandiri dengan membutuhkan bantuan orang lain. Namun tidak semua ahli spakat dengan hasil penelitian yang dimuat dalam Journal American Heart ini.

Dr Todd Rosengart, kepala bedah kardiotoraks di Stony Brook University Medical Centre di New York, mengatakan bahwa risiko penurunan kemampuan mental setelah operasi bypass tergantung pada prosedur yang dilakukan. Ia mencurigai bahwa pasien dalam penelitian ini tidak ditangani dengan teknik yang baik.

"Prosedur yang baik bukan berarti hanya berhasil menyelesaikan operasi tanpa menyebabkan kematian, namun juga membuat pasien berada dalam kondisi yang yang paling baik," pungkasn
(ir/ir


sumber : detik.com

Kaos Cerdas yang Bisa Memonitor Denyut Jantung dan Suhu Tubuh


Merry Wahyuningsih - detikHealth

img
(dok. dailymail)
Madrid, Untuk memonitor detak jantung, biasanya pasien harus berada di tempat tidur dengan beberapa kabel terhubung ke monitor. Kini hal itu bisa dilakukan sambil berjalan karena ilmuwan mengembangkan kaos cerdas yang bisa memonitor denyut jantung dan suhu tubuh.

Para ilmuwan di Spanyol telah berhasil mengembangkan T-shirt atau kaos cerdas yang dapat memantau denyut jantang dan suhu tubuh seseorang dengan baik. Kaos cerdas tersebut akan bisa dijual dalam enam bulan.

Kaos cerdas tersebut terbuat dari 'e-tekstil' konduktif yang memiliki elektroda terintegrasi ke kain. Bahan ini digunakan untuk mengukur denyut jantung seseorang dan bahkan bisa digunakan untuk EKG (elektrokardiogram).

Data mentah dikumpulkan oleh 'perangkat akuisisi' (acquisition device/AD) yang dikenakan di leher di bagian dalam T-shirt, kemudian mengirimkan secara nirkabel (wireless) ke sistem manajemen yang akan manfsirkan hasilnya.

AD juga berisi sebuah termometer yang menekan melawan kulit dan accelerometer, yang akan mengungkapkan suhu pasien saat berbaring atau duduk dan seberapa aktif mereka.

"Ide dari perangkat ini agar tidak mengganggu (non-intrusive). Pasien dapat memonitor denyut jantung tanpa kabel karena platform nirkabel, sehingga mereka bisa berada di tempat tidur atau berjalan-jalan seperti yang mereka inginkan," ungkap Jose Ignacio Moreno, dari Carlos III University di Madrid, seperti dilansir Dailymail, Selasa (4/10/2011).

Sistem ini juga memiliki alarm yang dapat disesuaikan dokter untuk setiap pasien sehingga memancarkan peringatan jika suhu atau denyut jantung meningkat ke tingkat yang berbahaya bagi pasien.

Kaos cerdans yang dikembangkan oleh perusahaan Textronics bahkan dapat dicuci untuk menjaga kualitas agar menghilangkan kuman rumah sakit. Kaos yang diberi nama 'Lobin healthcare-monitoring system' dikembangkan selama 18 bulan oleh empat perusahaan Spanyol dalam kemitraan dengan Jose Moreno, Gregorio Lopez dan Victor Custodio di Carlos III University, Madrid.

Kaos ini juga telah diuji coba tahun 2010 pada 5 pasien di Unit Kardiologi La Paz Hospital di Madrid. Para peneliti mengatakan percobaan tiga bulan menghasilkan hasil menjanjikan yang sebanding dengan monitor tradisional, selama pasien tidak melakukan gerakan tiba-tiba seperti melompat.

"Dalam jangka pendek T-shirt tidak bertujuan untuk menggantikan perangkat konvensional EKG. Namun, T-shirt dapat digunakan untuk memantau pasien dengan status waktu yang cukup lama," tutup Moreno.


sumber : detik.com

Insomnia Tingkatkan Risiko Serangan Jantung


Putro Agus Harnowo - detikHealth


Jakarta,
 Orang yang mengalami kesulitan tidur memiliki risiko serangan jantung yang lebih tinggi. Hubungan antara insomnia dan peningkatan risiko serangan jantung memang masih belum jelas, tapi gangguan tidur berpengaruh terhadap tekanan darah dan peradangan yang bisa menjadi faktor risiko serangan jantung.
"Insomnia cukup umum dan mudah diobati. Penting bagi orang-orang untuk menyadari hubungan antara insomnia dan serangan jantung. Sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter jika memiliki gangguan tidur," kata Dr Lars Erik Laugsand, internis dari Norwegian University of Science and Technology di Trondheim.

Laugsand bersama timnya mengumpulkan data pada hampir 53.000 orang pria dan wanita yang berpartisipasi dalam survei kesehatan nasional di tahun 1995 hingga 1997 dan diminta menjawab pertanyaan tentang kebiasaan tidurnya. Para peneliti juga mengidentifikasi hampir 2.400 orang yang mengalami serangan jantung pertama selama 11 tahun berikutnya.

Para peneliti menemukan bahwa orang yang mengalami kesulitan tidur hampir setiap hari mengalami 45 persen peningkatan risiko serangan jantung, dibandingkan dengan mereka yang tidak mengalami gangguan tidur.

Selain itu, orang yang mengalami kesulitan untuk tetap tertidur memiliki risiko 30 persen lebih tinggi terkena serangan jantung dibandingkan dengan yang tidak memiliki kesulitan untuk tetap tidur. Orang yang tidak merasa segar setelah tidur malam juga memiliki 27 persen peningkatan risiko serangan jantung, dibandingkan dengan yang merasa segar.

Menurut para peneliti, 33 persen dari populasi umum setidaknya memiliki satu gejala insomnia. Selain itu, kajian sebelumnya yang lebih kecil telah menemukan hubungan antara penyakit jantung dan insomnia serta tekanan darah tinggi dan serangan jantung.

Penelitian yang dilansir HealthDay, Selasa (25/20/2011) ini juga mencatat ada dua keterbatasan penting yang perlu diperhatikan. Pertama, peneliti tidak mempertimbangkan apnea tidur obstruktif, gangguan yang menyebabkan tidur terganggu karena jeda pernapasan selama tidur. Kedua, hasil ini mungkin tidak berlaku untuk Amerika karena jam dan pola tidur yang berbeda dengan Norwegia.

Temuan ini hanyalah sebatas hubungan dan sebab akibatnya belum terbukti. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan dan mengungkap mekanisme yang mungkin menyebabkan hubungan tersebut.

"Kajian sebelumnya telah menghasilkan hasil yang beragam dan masih belum diketahui apakah tidur yang lebih nyenyak menghasilkan jantung yang sehat," kata Dr. Gregg Fonarow, profesor kardiologi di University of California, Los Angeles dan juru bicara American Heart Association.

"Satu penjelasan yang mungkin untuk temuan ini adalah bahwa semua proses metabolisme dalam tubuh diatur oleh apa yang disebut irama sirkadian yang bervariasi antara siklus tidur-bangun," kata Dr Edward A. Fisher, The Leon H. Charney Profesor Kedokteran Kardiovaskular di Langone NYU Medical Center di New York City.

"Telah diketahui bahwa hewan yang terganggu ritme sirkadiannya berisiko mengalami perubahan metabolisme. Jika hal ini terjadi pada manusia, akan meningkatkan risiko penyakit jantung," ujar Fish
(ir/ir


Sumber : detik.com

GRATIS PLUS HADIAH

Hosting Gratis