website trackingwebsite tracking

PTC..PELUANG DAPAT UANG HANYA DENGAN MODAL KLIK

Cara Instan Untuk Verifikasi PayPal !
Tampilkan postingan dengan label MAKANAN-MINUMAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MAKANAN-MINUMAN. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Juni 2012

Sumber Alami agar Awet Muda

5 Sumber Alami agar Awet Muda
Anda ingin awet muda?berikut ini artikel yang mungkin bisa anda pilih untuk membantu anda awet muda


TIDAK ada seorang pun yang ingin terlihat tampak tua dari usianya. Ada juga jenis makanan tertentu yang membuat wajah dan tubuh terlihat lebih muda. Mau tau apa saja? Berikut di antaranya: 



1. Blueberi: siapa yang menyangka bahwa buah mungil ini memiliki manfaat yang besar bagi penundaan dalam proses penuaan kulit. Blueberi (Vaccinium sp) kaya akan vitamin C yang membantu melancarkan sirkulasi darah. 

2. Avokad: buah hijau menggoda ini memiliki limpahan kandungan vitamin E yang sangat tinggi. Avokad (Persea gratissima), kaya akan antioksidan yang membantu melindungi kulit, baik dari sengatan matahari yang berlebihan, atau juga beragam ancaman alergi terhadap kulit. Buah ini juga bermanfaat meregenerasi sel kulit yang bukan hanya sekedar membuatnya terlihat lebih segar, namun juga lebih muda. 

3. Cokelat: Anda pasti senyum sungringah jika cokelat menjadi salah satu deret dari jenis makanan yang membuat awet muda. Cokelat di sini bukanlah jenis cokelat yang banyak tersedia di pasaran. Untuk mendapatkan kulit wajah yang awet muda, dark chocolate wajib menjadi pilihan. Kandungan kakao sebanyak 70 persen ditambah dengan protein dan vitamin B akan membantu membakar lemak di tubuh, dan meningkatkan kelembapan maupun kelembutan kulit. Tidak cukup sampai di situ, dark chocolate juga bekontribusi terhadap kesehatan rambut. 

4. Kacang merah: jenis kacang-kacangan yang satu ini juga memberikan bantuan agar Anda bisa terlihat awet muda. Kandungan serat, protein dan potasium membantu mengurangi kadar kolesterol, yang bukan hanya membantu agar kulit terlihat lebih segar, namun juga baik bagi penderita penyakit jantung.   

5. Brokoli: sayuran dengan bentuk yang unik dan lucu ini dikenal dengan sebagai sumber serat dan vitamin C. jika telah banyak penelitian yang menyebutkan bahwa sayuran hijau yang satu ini membantu melawan penyakit jantung, namun diketahui lebih lanjut bahwa brokoli mampu mengintrol berat badan.
http://www.mediaindonesia.com

Rabu, 20 Juni 2012

Hati-hati! Banyak Makan Permen Bisa Jadi Bodoh

oleh KUMPULAN ARTIKEL PENELITIAN ILMIAH TERBARU

SPONSORED BY
Komisi Gratis | Bisnis Online Tanpa Modal
KLIK GAMBAR ATAU DI SINI UNTUK BERGABUNG

Hati-hati! Banyak Makan Permen Bisa Jadi BodohJakarta - Rasanya yang manis dengan berbagai aroma dan rasa buah yang enak. Selain dijadikan camilan, permen juga sering dijadikan pencuci mulut. Sebaiknya tak terlalu sering mengulum si manis ini karena kinerja otak bisa terganggu.

Dalam sebuah penelitian yang baru saja dilakukan di India, menunjukkan bahwa diet tinggi fruktosa dapat menghambat kinerja otak. Pembuktian ini dilakukan dengan uji coba pada tikus. Meskipun efekburuknya bisa dicegah dengan mengonsumsi asam lemak omega-3.

"Temuan kami menggambarkan, bahwa apa yang dimakan akan berpengaruh dalam cara berfikir," ujar Fernando Gomez Pinilla, seorang profesor bedah saraf di David Geffen School of Medicine UCLA dan seorang profesor biologi intergratif dan fisiologi di UCLA College of Letters and Science.

Menjalankan diet tinggi fruktosa dalam jangka panjang dapat mengubah kemampuan otak saat belajar dan mengingat suatu informasi. Namun penambahan asam lemak omega-3 pada makanan dapat membantu menimimalkan gangguan ini.

Fruktosa banyak terdapat pada sirup jagung dan manisnya enam kali lebih dari manis dari tebu. Biasanya digunakan untuk pemanis makanan olahan, seperti minuman ringan, bumbu, saus apel dan makanan bayi.

Fruktosa sebenarnya dapat merugikan tubuh. Beberapa penyakit bisa dialami seperti diabetes, obesitas dan kelebihan lemak. Penelitian sebelumnya juga memukan bahwa makanan manis dapat mempengaruhi otak.

Sedangkan asam lemak omega-3 dan asam decosahexaenoic (DHA)sangat penting untuk kerja fungsi otak. Kerja sel otak akan mengirimkan sinyal yang merupakan mekanisme untuk belajar dan memperkuat daya ingat. Karena tubuh tidak akan menghasilkan omega-3 maka bisa diperoleh dari makanan seperti, ikan, telur dan biji rami, untuk meningkatkan jumlah sel otak.

Temuan yang telah tercatat dalam Journal of Physiology pada bulan Mei kemarin. Karena itu sebaiknya mulai batasi konsumsi fruktosa yang banyak terdapat di permen. Perbanyak juga konsumsi makanan yang mengandung asam lemak omega-3 dan asam decosahexaenoic (DHA).
Detik,com

Sabtu, 16 Juni 2012

Agar Buah Hati Terhindar Konstipasi



Nutrisi yang tepat akan membuat feses lebih lunak dengan frekuensi BAB 2-3 kali sehari.

KAMIS, 31 MEI 2012, 11:33 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Rizky Sekar Afrisia
VIVAnews - Memberikan air susu ibu (ASI) secara eksklusif tak hanya penting bagi tumbuh kembang bayi, tapi juga kesehatan saluran cerna. ASI berperan penting mencegah terjadinya konstipasi pada bayi.

Dr Sri Rukmaniah MSC. SpGK, Ketua Program Studi Doter Spesialis Gizi di Universitas Indonesia, mengatakan, ASI mengandung komponen bioaktif seperti probiotik (komponen bakteri baik), yang penting untuk menjaga kesehatan saluran cerna.

Memberikan ASI eksklusif selama enam bulan akan membuat sistem pencernaan terjaga dengan baik. “Fesesnya lebih lunak, frekuensi BAB sekitar 2-3 kali sehari, dan punya mikroflora usus yang cenderung baik,” terang dr Sri.

Berdasar penelitian Sinkiewics dan timnya pada 2008, ASI juga mengandung lactobacillus reuteri, salah satu komponen probiotik yang secara alami juga terdapat dalam pencernaan anak-anak. Penelitian lanjutan yang dilakukan Coccorullo dan tim pada 2010, menunjukkan manfaat lactobacillus reuteri menetralkan pencernaan dan mengatasi konstipasi.

Konstipasi tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tapi juga bayi. "Lactobacillus reuteri yang terdapat pada ASI, akan memfermentasi karbohidrat laktosa yang tidak tercerna dalam usus besar, untuk menghasilkan suasana asam yang dapat membantu usus mengeluarkan feses."

Saat bayi melewati usia enam bulan dan mulai mendapat makanan pendamping ASI (MPASI), biasanya rentan mengalami konstipasi akibat perubahan pola makan. MPASI akan menjadi masalah jika kurang serat alami dan air. Karena upayakan untuk memberikan MPASI yang mengandung cukup serat, air, dan probiotik itu sendiri.

Makanan apa saja yang baik untuk mencegah konstipasi pada bayi usia di atas enam bulan? Dr Sri mengatakan, bayi usia 6-8 bulan bisa diberi jus buah tanpa gula, puree wortel, puree pisang-strawberry, dan bubur susu.

Bayi usia 8-10 bulan, bisa diberikan makanan yang lebih padat, seperti pudding roti-apel, sereal, atau bubur sereal. Dan, saat usia 10-12 bulan, anak bisa mulai dikenalkan dengan makanan keluarga seperti mie dengan tauge,  cake, atau yogurt
.

6 Makanan Penangkal Kerusakan Kulit



Christina Andhika Setyanti | Dini | Sabtu, 16 Juni 2012 | 20:57 WIB
KOMPAS.com - Meskipun di pasaran sudah tersedia banyak produk yang membantu mencegah kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari, tak ada salahnya Anda berusaha melindungi diri dari dalam dengan mengonsumsi makanan. Karena, beberapa makanan ternyata mampu meningkatkan vitalitas dan melindungi kulit dari kerusakan akibat radiasi sinar matahari. Berikut beberapa di antaranya:

1. Jeruk
Jeruk banyak mengandung limonene (senyawa kimia ekstrak kulit jeruk). Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Univerity of Arizona terhadap 470 laki-laki dan perempuan, terungkap bahwa senyawa kimia ini mampu memperkecil risiko kanker kulit sampai 34 persen. Limonene banyak terdapat pada kulit jeruk bagian dalam dan luarnya. Senyawa ini mampu melawan molekul senyawa yang tidak stabil akibat radiasi dan merusak tubuh (radikal bebas). Untuk mendapatkan manfaatnya, kulit jeruk bisa diolah menjadi kue atau dicampur dalam seduhan teh hangat.

2. Teh hijau
Teh hijau bermanfaat untuk kesehatan kulit berkat kandungan antioksidannya yang disebut Epigallocatechin gallate atau EGCG. EGCG merupakan jenis senyawa yang umum yang terdapat pada daun teh, daun pisang, dan beberapa tanaman lainnya. Zat ini hanya ditemukan pada teh hijau, tidak pada teh hitam. Menurut penelitian dari University of Wisconsin, EGCG ini mampu menghentikan kerusakan genetik di kulit manusia akibat paparan sinar UV yang berlebihan. Selain itu, zat ini juga berguna untuk memghambat pertumbuhan sel kanker kulit.

3. Wortel, paprika merah
Wortel atau aneka sayur dan buah yang berwarna merah, kuning, dan oranye mengandung karotenoid (zat yang memberi warna merah alami pada sayur dan buah) yang diketahui mampu mengurangi risiko kulit terbakar sinar matahari. Kandungan beta karotennya berfungsi sebagai antioksidan yang menghambat proses penuaan dini. Selain itu, zat ini juga mampu mencegah dan menekan pertumbuhan sel kanker pada kulit.

4. Bayam
Sayur yang memiliki daun yang berwarna hijau gelap seperti bayam, selada, dan lain-lain, ternyata mengandung banyak zat antioksidan. Kandungan antioksidan yang terkandung dalam bayam, lutein dan zeaxanthin, mampu menghambat pertumbuhan sel-sel perusak yang pertumbuhannya dirangsang oleh sinar UV dalam jaringan kulit.

5. Salmon
Salmon merupakan sumber terbaik dari asam lemak omega-3. Kandungan asam lemak omega-3 terbukti berkhasiat untuk melawan perubahan DNA sel-sel kulit yang akan berubah menjadi sel kanker. Selain itu, minyak pada ikan membantu mengurangi masalah kulit terbakar.

6. Kenari
Sama seperti salmon, kenari mengandung banyak asam lemak esensial omega-3 yang membantu mengatasi kulit yang terbakar sinar matahari. Selain itu, kenari juga mengandung asam elagik dan antioksidan lain yang mampu melindungi sel dari radikal bebas dan pertumbuhan sel kanker dengan cara memperkuat sistem kekebalan.

kompas.com

Cukup Dua Kebiasaan Mudah Ini Agar Badan Tetap Sehat

Sabtu, 16/06/2012 08:11 WIB 

Putro Agus Harnowo - detikHealth

Jakarta, Agar tetap sehat, sebenarnya orang tak perlu direpotkan dengan berbagai olahraga atau diet. Cukup 2 kebiasaan ini mudah ini agar badan selalu sehat yakni jangan banyak duduk dan konsumsi buah dan sayuran.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengubah 2 kebiasaan tertentu sudah sangat meningkatkan kondisi kesehatan yaitu:
1. Jangan banyak duduk
2. Banyaklah makan buah serta sayuran.

"Orang yang memiliki perilaku tidak sehat berisiko mengalami kanker dan penyakit jantung, tetapi sulit sekali mengubah kebiasaan tak sehat tersebut menjadi kebiasaan sehat," kata peneliti, Bonnie Spring, profesor kedokteran di Northwestern University Feinberg School of Medicine seperti dilansir myhealthnewsdaily.com, Sabtu(16/6/2012).

Dalam laporan yang penelitian yang dipublikasikan jurnal Archives of Internal Medicine, peneliti menemukan bahwa kelompok yang diminta mengurangi kebiasaan duduk dan memperbanyak makan buah serta sayuran mendapat manfaat kesehatan yang paling besar.

Kelompok yang diminta untuk 'banyak berolahraga dan mengurangi makanan berlemak' cenderung berolahraga lebih banyak dari waktu ke waktu dan menurunkan asupan kalori harian yang berasal dari lemak sebanyak 11,4 sampai 9,1 persen. Namun kelompok ini hanya sedikit mengurangi waktunya untuk duduk dan tidak begitu banyak makan buah serta sayuran.

Di sisi lain, kelompok yang diminta 'mengurangi duduk dan makan banyak buah serta sayuran' kemudian menjadi banyak berolahraga seperti halnya orang yang diminta untuk banyak berolahraga. Peserta kelompok ini juga kemudian mengurangi konsumsi makanan berlemak meskipun tak diminta menurunkan asupan lemak

Para peneliti menyimpulkan, mengurangi kebiasaan duduk dan makan lebih banyak buah serta sayuran pada akhirnya akan membatasi asupan makanan berlemak serta memicu orang untuk banyak berolahraga. 

"Kami menemukan bahwa orang bisa membuat perubahan yang sangat besar dalam waktu yang sangat singkat dan melestarikan kebiasaannya," kata Spring.

Jumat, 15 Juni 2012

Ancaman Stroke dari Ikan yang Digoreng


Merry Wahyuningsih - detikHealth

img
(Foto: thinkstock)
Birmingham, Ikan memang makanan yang sangat bermanfaat untuk tubuh karena banyak mengandung omega-3. Tapi untuk mengonsumsi ikan sebaiknya jangan digoreng, karena keseringan makan ikan yang digoreng dapat memicu stroke.

Keseringan makan ikan goreng telah memicu pandemi stroke di Amerika Serikat bagian selatan, antara lain di Alabama, Arkansas, Georgia, Louisiana, Mississippi, North Carolina, South Carolina dan Tennessee.

Di wilayah itu, risiko kematian akibat stroke lebih tinggi daripada di bagian negara lain. Di Alabama, angka kematian stroke 125 per 100.000 orang. Dan penyebab utama stroke di wilayah ini adalah konsumsi ikan goreng yang berlebihan.

Penelitian telah menunjukkan bahwa asam lemak omega-3 pada ikan, terutama lemak ikan, dapat mengurangi risiko stroke. Namun dalam siaran pers American Academy of Neurology (AAN) disebutkan bahwa penelitian lain menunjukkan ikan yang digoreng menyebabkan hilangnya asam lemak alami, sehingga justru dapat memicu serangan stroke.

Penelitian baru tersebut dilakukan oleh REGARDS (Reasons for Geographic And Racial Differences in Stroke) yang dipimpin George Howard, Dr PH, dari Universitas Alabama di Birmingham.

Dalam penelitian tersebut, REGARDS mempelajari 21.675 orang di atas usia 45 tahun antara Januari 2003 hingga Oktober 2007, dan terus mengikuti partisipan dan mengawasi kesehatannya.

Hasilnya, 1 dari 4 partisipan yang mengonsumsi dua atau lebih ikan non-goreng per minggu, memiliki 17 persen risiko stroke yang lebih rendah dibandingkan partisipan yang tidak makan ikan sama sekali.

Sedangkan partisipan yang makan ikan goreng dua porsi atau lebih ikan goreng memiliki risiko stroke 30 persen lebih besar dibandingkan dengan partisipan yang tidak makan ikan.

"Perbedaan dalam porsi dan cara pengolahan ikan dapat menjadi salah satu alasan yang mungkin untuk perbedaan rasial dan geografis dalam insiden stroke dan kematian," jelas Fadi Nahab, MD dari Emory University, dalam rilis yang dikeluarkan AAN, dilansir Medindia, Minggu (26/12/2010).

Penelitian yang didukung National Institute of Neurological Disorders and Stroke, National Institutes of Health dan Department of Health and Human Services ini telah dipublikasikan dalam jurnal kesehatan online AAN Neurology pada 22 Desember 2010.


sumber : detik.com

Rabu, 13 Juni 2012

Terapi jahe emas untuk kesehatan kulit dan kesegaran tubuh

Minuman Astronot Efektif Kurangi Keriput


Konsumsi AS10 dalam empat bulan, bisa mengurangi bintik hitam hingga 30 persen.

RABU, 30 MEI 2012, 17:44 WIB
Mutia Nugraheni

Konsumsi AS10 dalam empat bulan, bisa mengurangi bintik hitam hingga 30 persen. (dok. Corbis)
VIVAnews - Pasti sangat menyenangkan kalau tak perlu mengoleskan krim siang atau malam untuk merawat kulit. Cukup meminum ramuan kaya antioksidan, dan penuaan pun bisa diperlambat. Minuman ini bukan hanya ada dalam mimpi. Para astronot ternyata sudah meminumnya sejak lama.

Minuman yang disebut  AS10 itu, memang diformulasikan untuk astronot yang ke luar dari batas lapisan atmosfer bumi. Kandungan antioksidannya luar biasa tinggi, hal ini demi melawan efek merusak dari sinar berbahaya di luar angkasa.

Tim peneliti dari University of Utah, Amerika Serikat lalu menguji minuman ini pada 180 orang dewasa yang mengalami kerusakan kulit. Hasilnya, seperti dilansir dari NY Daily News, cukup mengejutkan karena kerusakan kulit mampu teratasi dengan baik.

Konsumsi AS10 dalam empat bulan, bisa mengurangi bintik hitam hingga 30 persen. Keriput juga berkurang sebesar 17 persen. Hal ini diketahui dari hasil analisis kondisi kulit secara digital.

Radiasi partikel dari lingkungan mengubah molekul oksigen dalam tubuh untuk menciptakan radikal bebas. Elektron yang tidak stabil menyerang sel dan dapat mempercepat proses penuaan.

"Radikal bebas ini seperti virus yang terus memakan molekul yang penting bagi regenerasi sel dalam tubuh," kata Dr. Aaron Barson, salah satu peneliti.

Minuman AS10 mengandung antioksidan super penangkal zat radikal bebas. Terbuat dari buah-buahan seperti  acai, acerola, prickly pear, pomegranate, cupuacu dan teh hijau. Bisa saja dalam beberapa tahun lagi, minuman astronot ini sudah tersedia di pasaran. (umi)

Konsumsi Delapan Gelas Air Tiap Hari Bantu Turunkan Berat Badan?


Aliza Marcella


Untuk kesehatan yang optimal, dosis dua liter air sangat dianjurkan.
MELBOURNE, Jaringnews.com - Jutaan orang sudah memenuhi standar konsumsi air minum, yakni dua liter per hari. Namun, ahli gizi mengatakan, minum delapan gelas sehari tidak berhubungan dengan penurunan berat badan.

Seorang ahli diet, Carrie Ruxton mengatakan, orang cenderung untuk minum dalam jumlah besar agar merasa kenyang, sehingga mereka tidak perlu makan lagi. "Minum air digunakan sebagai strategi untuk mengurangi porsi makan. Biasanya mereka akan minum segelas air sebelum makan."

Buah dan sayuran memiliki peran utama dalam memberikan cairan tubuh yang berkualitas--yang sangat dibutuhkan. Ahli gizi juga berpendapat dorongan untuk mengkonsumsi banyak air lebih dikarenakan kepentingan pribadi.

Seiring dengan ini, penjualan air kemasan meningkat pesat, bisa jadi dipengaruhi rekomendasi National Health Service yang menyarankan setiap individu untuk mengkonsumsi air dalam jumlah besar.

Seperti dilansir Daily Mail, untuk kesehatan yang optimal, dosis dua liter air sangat dianjurkan. Tapi ini selalu disalahpahami masyarakat umum. Sumber air tidaklah hanya dari air saja.

Spero Tsindos, ahli nutrisi dan die di La Trobe University, Melbourne mengatakan dalam sebuah jurnal yang diterbitkan Australian and New Zealand Journal of Public Health, tiga puluh tahun lalu ia jarang menemukan botol plastik air mineral, sekarang air kemasan mudah untuk ditemukan, dan bahkan menjadi aksesoris fashion.

Air dianggap sebagai produk yang membantu membuat tubuh ramping, sementara kopi menjadi lebih dihindari karena dianggap sebagai penyebab dehidrasi.

Tsindos menambahkan, "Konsumsi air yang banyak tidak membantu menurunkan berat badan, lebih baik Anda melakukan diet rendah kalori. Satu studi juga menemukan sumber air dari makanan, seperti buah dan sayuran memiliki peran lebih banyak manfaat dalam penurunan berat badan Anda, dibandingkan jika Anda tidak makan sama sekali."

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan jumlah cairan tubuh dengan minum air, tetapi juga harus disertai dengan konsumsi buah dan sayuran.

Jaringnews.com

Selasa, 12 Juni 2012

Stop Merokok dengan Minum Susu


Susu dan segala produk olahannya membuat rasa rokok tak nikmat lagi.

RABU, 22 APRIL 2009, 13:46 WIB
Irma Kurniati
VIVAnews - Ingin menghentikan kebiasaan merokok dengan cara yang mudah? Anda bisa memulai kebiasan minum susu.

Minum susu bukan hanya baik untuk memenuhi kebutuhan kalsium untuk menguatkan tulang. Rutin mengonsumsi susu juga bisa menjadi terapi untuk menghentikan kebiasaan merokok.

Menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal Nicotine and Tobacco Research, minum susu bisa membuat para pecandu rokok kehilangan selera merokok.

Penelitian ini melakukan pengujian terhadap 209 perokok. Para responden diminta menuliskan makanan atau cita rasa apa yang bisa membuat mereka enggan merokok atau membuat rasa rokok yang mereka hisap menjadi tidak enak atau justru sebaliknya, membuat rasa rokok lebih nikmat..

Sebanyak 19% responden menyatakan bahwa susu atau produk olahan susu seperti keju dan yogurt membuat rasa rokok jadi tidak nikmat. Sejumlah 16% mengatakan buah dan sayuran, sedangkan 14% menjawab minuman tanpa kafein misalnya air atau jus buah.

Sedangkan yang bisa menambah nikmat rasa rokok adalah minuman yang mengandung kafein. Misalnya kopi, teh, dan cola. Sebanyak 44% menjawab alkohol bisa membuat rasa roko lebih enak. Dan 11% mengaku daging bisa membuat hasrat merokok lebih tinggi.

"Dengan mengetahui jenis makanan atau minuman yang bisa membuat rasa rokok menjadi tidak enak, Anda bisa menghentikan kebiasaan merokok," kata salah satu peneliti, Jed E. Rose dari Duke University Medical Center.

Hasil penelitian ini menunjukkan susu merupakan bahan makanan yang paling tinggi membuat rasa roko jadi tak enak. Tapi menurut Rose, hal itu bergantung juga pada jenis rokok serta selera masing-masing orang.

Senin, 11 Juni 2012

Minum Soda Sebabkan Turunnya Produksi Sperma?


Linda Mayasari - detikHealth

img
(Foto: Thinkstock)
Jakarta, Soda memang minuman yang banyak digemari karena rasanya yang enak. Tetapi apakah konsumsi soda yang berlebihan berpengaruh terhadap kesehatan reproduksi Anda, terutama produsi sperma?

Sebuah badan militer di Denmark melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap lebih dari 2.500 pria usia 18 tahun yang akan menjalani tes masuk layanan militer. Penelitian tersebut dilakukan antara tahun 2001 dan 2006.

Pada waktu itu, subyek penelitian adalah tentang faktor gaya hidup, termasuk pola makan. Penelitian ini awalnya dilakukan untuk menguji pengaruh kafein terhadap kualitas sperma dan kuantitas.

Tetapi kemudian para peneliti juga tertarik dengan konsumsi soda di kalangan pemuda yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir ini. Studi ini tidak menemukan bahwa konsumsi kafein yang tinggi terkait dengan penurunan jumlah produksi sperma.

Penelitian menunjukkan hasil lain yaitu pengaruh minuman bersoda terhadap produksi sperma. Pria yang minum satu liter atau lebih minuman bersoda sehari memproduksi sperma sekitar 3.500 mililiter. Pria yang tidak minum minuman bersoda memproduksi sperma sekitar 5.000 mililiter per harinya.

Sementara kedua jumlah sperma tersebut masih berada dalam kisaran normal, pria dengan jumlah sperma lebih rendah memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap masalah kesuburan. Efek ini tampaknya tidak disebabkan oleh kandungan kafein dalam minuman bersoda, karena tidak terlihat pada peminum kopi atau teh.

Para peminum soda umumnya makan lebih banyak dan lebih cepat dibanding orang yang minum air putih ketika makan. Ketika Anda minum soda, Anda akan lebih memilih makan makanan ringan yang asin daripada sayuran dan buah-buahan. Konsumsi soda yang berlebihan termasuk gaya hidup yang kurang sehat dan bisa bertanggung jawab terhadap penurunan sperma.

Penelitian ini diterbitkan dalam American Journal of Epidemiologypada tanggal 15 April 2010, seperti dilansir darithedoctorwillseeyounow, Selasa (12/6/2012).

Detik.com

Jus Semangka Bisa Kurangi Risiko Sakit Jantung


Putro Agus Harnowo, AN Uyung Pramudiarja - detikHealth

img
Ilustrasi (foto: Thinkstock)
Jakarta, Bukan hanya segar untuk disantap saat cuaca sedang panas, semangka juga bagus untuk menjaga kesehatan jantung. Menurut penelitian, jus semangka bisa mencegah atherosclerosis atau kerusakan pembuluh darah akibat penumpukan kolesterol.

Sebuah eksperimen yang dilakukan baru-baru ini di University of Kentucky berhasil membuktikan manfaat tersebut. Meski baru diujikan pada tikus, namun hasil penelitian ini diyakini akan memberi harapan yang sangat besar untuk diterapkan pada manusia.

Dalam eksperimen tersebut, beberapa ekor tikus diberi makan dengan kandungan kolesterol tinggi kemudian dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama diberi jus semangka setiap hari, sedangkan kelompok satunya dijadikan sebagai pembanding dan hanya diberi air putih.

Pada pekan ke-8, para peneliti mengamati kandungan kolesterol dalam darah para tikus, memeriksa kondisi pembuluh darah dan menghitung risiko terserang penyakit jantung. Dari berbagai komponen tersebut, tikus yang mendapat jus semangka setiap hari tampak lebih sehat.

"Semangka punya banyak manfaat, salah satunya mencegah atherosclerosis. Tujuan kami nantinya adalah mengidentifikasi senyawa berkhasiatnya, lalu menerapkannya pada manusia," ungkap Dr Sibu Saha yang memimpin penelitian itu seperti dikutip dari Eurekalert, Senin (31/10/2011).

Tikus yang mendapat jus semangka setiap hari teramati memiliki kadar kolesterol jahat yang lebih rendah di dalam darahnya. Demikian juga ketika diperiksa pembuluh darahnya, penebalan yang mencirikan gejala atherosclerosis tidak teramati pada kelompok ini.

Atherosclerosis merupakan kondisi penebalan pembuluh darah yang terjadi akibat penumpukan kolesterol, serta menjadi salah satu faktor risiko stroke dan serangan jantung. Penebalan ini membuat dinding pembuluh darah tidak elastis, sehingga mudah pecah saat terjadi perubahan tekanan dar
(up/ir


sumber : detik.com

Rajin Makan Tomat Cegah Serangan Jantung


AN Uyung Pramudiarja - detikHealth

img
foto: Thinkstock
Kyoto, Sekali menyerang, penyakit jantung dan pembuluh darah bisa sangat mematikan sehingga pencegahan akan jauh lebih baik dibandingkan pengobatan. Banyak makan tomat termasuk langkah pencegahan, sebab buah ini terbukti baik untuk kesehatan jantung.

Salah satu nutrisi yang terkandung dalam tomat adalah 9-okso-oktadekadioneat, senyawa yang mampu mengartasi dislipidemia atau ketidaknormalan kadar lemak dalam darah. Kadar lemak yang tidak normal di dalam pembuluh darah merupakan faktor risiko serangan jantung.

"Dislipidemia seringkali tidak menunjukkan gejala. Namun jika dibiarkan, kondisi ini bisa memicu gangguan serius seperi arteriosclerosis dan cirrhosis," ungkap Dr Teruo Kawada dari Kyoto University seperti dikutip dari Indiavision, Senin (10/1/2011).

Arteriosclerosis merupakan radang di pembuluh darah yang dipicu oleh lemak berlebih yang akhirnya membentuk plak pada dinding pembuluh darah. Sementara itu cirrhosis merupakan radang kronis di hati yang akan memperparah gangguan metabolisme lemak.

Penelitian yang dilakukan Dr Teruo menunjukkan kandungan 9-okso-oktadekadioneat dalam tomat dapat membantu pengaturan metabolisme lemak di hati. Dalam bentuk asam, senyawa ini dapat menetralisir kelebihan lemak dalam aliran darah dan mencegah serangan jantung.

Meskipun demikian, Dr Teruo tetap menyarankan pengaturan diet yang sehat jika ingin bebas dari risiko serangan jantung. Percuma rajin makan tomat jika sehari-hari masih sering mengonsumsi makanan yang banyak mengandung kolesterol.

Hasil penelitian tersebut dipublikasikan dalam jurnal Molecular Nutrition and Food Research baru-baru ini.

Selain baik bagi jantung, tomat sejak dulu juga dikenal sebagai sumber antioksidan. Senyawa ini mampu menangkal radikal bebas yang merupakan pemicu berbagai gangguan kesehatan termasuk kanker dan proses penu
(up/ir


sumber : detik.com

Jus Buah Delima Hambat Penyebaran Sel Kanker


AN Uyung Pramudiarja - detikHealth

img
foto: Thinkstock
Los Angeles, Manfaat buah-buahan dalam mengatasi penyakit kanker kembali diungkap oleh para ahli. Kali ini jus buah delima terbukti menghambat penyebaran kanker prostat ke jaringan tulang. Diyakini buah ini berkhasiat juga untuk jenis kanker lainnya.

Buah delima atau pomegranate (punica granatum) berasal dari Timur Tengah, namun telah menyebar ke berbagai wilayah. Tanaman ini bisa hidup di iklim tropis maupun subtropis dan sering ditanam sebagai tanaman hias yang buahnya bisa dimakan.

Khasiatnya menghambat pertumbuhan sel kanker terungkap dalam sebuah penelitian di University of California, Los Angeles (UCLA) beberapa bulan yang lalu. Namun pada saat itu para peneliti gagal menjelaskan mekanisme biologis termasuk senyawa apa yang menyebabkan buah ini berkhasiat.

Bahkan perusahaan yang menyuplai buah delima untuk penelitian tersebut, yakni Pom Wonderful sempat didenda oleh Komisi Perdagangan Amerika Serikat. Pasalnya perusahaan ini dianggap memberikan klaim palsu terkait manfaat buah delima yang saat itu belum jelas betul.

Namun baru-baru ini peneliti yang sama akhirnya berhasil mengungkap bahwa penghambatan sel kanker dipicu oleh kandungan asam lemak dalam buah delima. Pada kanker prostat, senyawa ini bisa mencegah serangan kanker meluas ke jaringan tulang di sekitarnya.

Keberhasilan mengidentifikasi senyawa bermanfaat dalam buah delima dianggap cukup penting meski sebenarnya khasiat buah ini sudah diketahui sebelumnya. Para peneliti mengatakan modifikasi terhadap senyawa alami tersebut kini bisa dilakukan untuk meningkatkan efektivitasnya.

"Karena gen dan protein yang terlibat dalam persebaran sel kanker prostat tidak jauh berbeda dengan jenis kanker lain, maka asam lemak dalam buah delima bisa sedikit dimodifikasi untuk jenis kanker yang lain," ungkap Dr Manuela Martins-Green dari UCLA seperti dikutip dari Dailymail, Selasa (14/12/2010).

Hasil penelitian tersebut dipersentasikan dalam pertemuan tahunan American Society of Cell Biology(up/ir


sumber : detik.com

Kamis, 07 Juni 2012

Rutin Minum Pereda Sakit Picu Impotensi?


Bagi Anda khususnya pria yang rutin menenggak obat pereda sakit sebaiknya mulai waspada. Penggunaan obat-obat pereda rasa sakit atau kerap disebut painkiller yang terlalu sering diduga berkaitan dengan gangguan fungsi seksual di kalangan kaum Adam.
Studi terbaru yang dipublikasikan Journal of Urologymengindikasikan adanya hubungan antara impotensi dan penggunaan obat-obat penahan rasa sakit. Hubungan ini bahkan tetap muncul meskipun peneliti telah memperhitungkan beberapa faktor seperti usia dan beberapa jenis penyakit yang mungkin dapat menjelaskan keterkaitan.
Berdasarkan riset tersebut, pria yang secara rutin menenggak obat-obat seperti aspirin,acetaminophenibuprofen, dan celebrex berisiko mengalami disfungsi ereksi (DE) hingga 38 persen lebih besar, ketimbang pria yang tidak menenggak obat yang juga disebut nonsteroidal anti-inflammatory itu.
Menurut penjelasan Dr Joseph Gleason, urolog yang menulis penelitian ini, obat-obat pereda sakit memang dapat mengganggu produksi hormon yang memicu ereksi pada pria. Hal itu setidaknya dapat membantu memberikan penjelasan akan temuan ini.
Namun, Gleason menekankan, penelitian ini tidak serta-merta membuktikan bahwa obat painkillerdapat menyebabkan impotensi. Menurutnya, faktor-faktor lainnya yang belum dapat diketahui sangat dimungkinkan ikut berperan memicu DE.
Sebagai contoh, banyak pria yang meminum aspirin dalam dosis rendah karena  dalam kondisi berisiko tinggi mengalami serangan jantung. Alhasil, pembuluh darah mereka tidak sedang dalam kondisi terbaiknya. Secara otomatis, hal itu juga dapat memengaruhi tingkat kekerasan penis.
"Kami menyebut penis sebagai termometer bagi penyakit vaskuler atau problem  yang berkaitan dengan pembuluh darah," ujar Dr Brant Inman, urolog dari Duke University Medical Center di North Carolina, yang tak terlibat dalam riset ini.
Inman menambahkan, pembuluh arteri dalam penis salurannya lebih kecil ketimbang yang mengalir di jantung dan, oleh sebab itu, mungkin saja bisa tersumbat selama beberapa tahun sebelumnya. Arteri yang menyempit dapat menghalangi aliran darah yang seharusnya membuat penis berkembang dan menjadi keras.
Lima kali seminggu
Dalam penelitiannya, Gleason beserta koleganya menganalisis hasil kuesioner sekitar 81.000 pria berusia 45 hingga 69. Sekitar 50 persen pria mengaku mengonsumsi obat pereda sakit secara teratur (sekurangnya lima kali dalam seminggu) dan kurang dari sepertiganya dilaporkan mengalami impotensi mulai dari level ringan hingga parah.
Pria yang mengaku rutin menenggak painkiller, 64 persennya mengatakan, mereka tidak pernah mengalami ereksi. Sedangkan pria yang mengaku tidak sering menggunakan obat, kasus DE hanya ditemukan 36 persen.
Setelah memperhitungkan beragam faktor, seperti usia, berat badan, tensi, dan riwayat sakit jantung, peneliti masih menemukan risiko lebih tinggi di kalangan pria yang menggunakan painkiller, yakni mencapai 38 persen.
Oleh karena penelitian ini tidak menguji obat secara langsung, Inman berpesan agar pria tidak perlu menghentikan penggunaan painkillers karena khawatir tidak bisa ereksi.

KOMPAS.com — Asep Candra | Kamis, 3 Maret 2011 | 17:22 WIB

Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Sedang Haid

Jakarta, Kram dan nyeri adalah hal yang umum pada perempuan yang sedang menstruasi alias haid. Rasa sakit pada saat menstruasi itu bisa semakin parah bila perempuan salah memilih menu makanan.

Makanan yang salah dapat mempengaruhi keparahan dan lamanya pra-menstruasi dan kram menstruasi yang menyakitkan. Penyebab paling umum dari kram menstruasi adalah prostaglandin, sejenis bahan kimia yang terjadi secara alami dalam tubuh yang mengatur ketegangan otot.

Membatasi makanan tinggi gula dan garam juga dapat mengurangi kembung dan perubahan suasana hati. Selain memodifikasi diet, salah satu hal paling penting yang dapat Anda lakukan adalah meningkatkan tingkat aktivitas.

Berikut beberapa makanan yang sebaiknya dihindari saat sedang menstruasi, seperti dilansir Livestrong, Senin (28/5/2012):

1. Cokelat
Hindari kafein dalam makanan seperti coklat, teh, soda dan kopi selama siklus menstruasi. Kafein menyempitkan pembuluh darah dan membuat dehidrasi tubuh, yang dapat menyebabkan sakit kepala dan dapat meningkatkan kegelisahan selama periode haid sehingga menyebabkan ketidaknyamanan menstruasi.

2. Produk susu
Susu mengandung asam arachadonic, yang dapat meningkatkan produksi prostaglandin. Karena prostaglandin dilepaskan ke dalam tubuh, rahim merespons dengan menyebabkan kram atau kejang.

Makanan tinggi asam lemak omega-3 dapat menghambat pelepasan prostaglandin. Dengan demikian, makan salmon, biji rami dan kenari sebenarnya dapat membantu meringankan kram menstruasi.

3. Makanan olahan
Mengurangi asupan natrium atau garam akan mengurangi retensi air dan kembung. Hindari makanan kaleng, makanan olahan seperti daging kaleng dan produk keju, saus dan MSG, serta setiap makanan kemasan yang mengandung natrium 200mg atau lebih per porsi.

4. Gorengan
Makanan tinggi lemak seperti daging, susu penuh lemak, gorengan dan minyak meningkatkan kadar estrogen dalam tubuh. Perubahan estrogen dapat menyebabkan perubahan rahim yang dramatis dan menimbulkan kram dan rasa sakit.


Sumber : http://health.detik.com
Senin, 28/05/2012 07:46 WIB 
Merry Wahyuningsih - detikHealth

Jangan Remehkan Waktu Makan



SARAPAN, makan siang, dan makan malam, ternyata sama-sama penting untuk menjaga berat badan normal. Makanan yang dimakan pun, tentu juga berpengaruh. Itulah yang dikatakan peneliti dari Salk Institute for Biological Studies, Amerika Serikat.

Peneliti melakukan penelitian menggunakan tikus. Tikus dibagi dua kelompok. Tikus di kelompok pertama hanya diberi makan pada siang hari, selama delapan jam. Sedangkan kelompok kedua sama sekali tidak dibatasi dan bisa makan setiap saat, dengan makanan yang sama dengan kelompok sebelumnya. 

Tikus peda kelompok pertama tidak menunjukkan perkembangan obesitas atau penyakit metabolik lainnya.

Menurut peneliti, temuan ini menunjukkan, kemungkinan obesitas disebabkan ketidaksesuaian jadwal makan dan jadwal kerja tubuh, yaitu jam biologis. Satchidananda Panda Senior Research Fellow dari Salk Institute mengatakan, setiap tubuh manusia memiliki jam sendiri. 

Contoh, hati dan usus dapat bekerja dengan efisiensi maksimum hanya dalam waktu tertentu di siang hari. Sisa waktunya, hati dan usus hanya 'tertidur'. 

Siklus metabolisme ini sangat penting untuk berbagai proses, termasuk penurunan kolestrol dan produksi glukosa. Dengan demikian, organ-organ tersebut harus 'dihidupkan' selama mengonsumsi makanan dan 'ditisurkan' selama istirahat, atau sebaliknya. 

Siklus metabolisme normal akan terganggu ketika seseorang tidak makan dengan teratur, baik siang maupun malam hari. (geniusbeauty/***)

Sumber : http://www.metrotvnews.com/

Rasa Pedas Cabe Bisa Bantu Kempeskan Perut Buncit

imgJakarta, Meskipun pedas, cabe banyak disukai orang karena ciri khasnya dan banyak digunakan untuk membuat sambal. Menurut penelitian, bahan yang memberikan rasa pedas dari cabe bisa menjadi alternatif untuk menurunkan berat badan.

Ali Tavakkoli, MD, ahli bedah Brigham and Women 's Hospital dan timnya telah menerbitkan sebuah penelitian yang menyelidiki 2 jenis operasi penurunan berat badan. Kedua operasi ini disebut-sebut dapat mengurangi risiko penyakit akibat obesitas namun memiliki efek samping yang lebih sedikit dibandingkan operasi bedah biasa.

2 jenis operasi tersebut adalah operasi yang disebut dengan vagal de-afferentation yang menggunakan capsaicin, komponen yang menyebabkan rasa pedas pada cabai yang terbakar dan operasi vagatomy.

Setelah menguji 2 operasi di laboratorium, para peneliti menemukan bahwa vagotomy mengurangi lemak tubuh total secara signifikan. Vagotomy juga dapat menyingkirkan lemak perut yang menumpuk pada ruang antara organ perut atau lemak visceral.

Operasi vagal de-afferentation juga berhasil mengurangi lemak, tetapi pada tingkat lemak yang lebih rendah. Namun menurut para peneliti, penurunan tersebut masih terbilang luar biasa sebab efek samping operasi ini lebih ringan dibanding vagotomy.

"Penurunan lemak antara organ perut sangat penting. Volume lemak visceral yang tinggi adalah pertanda obesitas dan penyakit yang berkaitan dengan obesitas seperti diabetes. Hilangnya lemak visceral setelah menjalani vagal de-afferentation menyoroti potensi prosedur ini," kata Tavakkoli seperti dilansir Eurekalert, Jumat (11/5/2012).

Operasi vagotomy menghilangkan saraf vagus yang mengirimkan informasi antara usus dan otak. Vagal de-afferentation juga mengotak-atik saraf vagus, namun tidak menghilangkan saraf sepenuhnya. Ahli bedah menggunakan capsaicin untuk menghancurkan serat saraf tertentu.

Capsaicin merusak serat saraf yang membawa sinyal dari usus ke otak dan membiarkan serat saraf yang mengirim sinyal ke arah yang berlawanan, dari otak ke usus. Di antara 2 operasi tersebut, vagal de-afferentation memiliki efek samping yang lebih sedikit.

Para peneliti mencatat bahwa masih butuh banyak penelitian yang perlu dilakukan untuk mengetahui apakah operasi ini dapat digunakan pada manusia dan apakah capsaicin dapat digunakan langsung pada serat vagal manusia. Hasil penelitian yang dimuat jurnal Digestive Diseases and Sciences ini cukup menjanjikan sebagai prosedur untuk mengatasi obesitas di masa depan.

"Karena permintaan untuk operasi yang mengurangi berat badan dan penyakit terkait obesitas makin meningkat, prosedur yang terbukti berhasil dengan sedikit pembedahan akan menjadi semakin penting," kata Tavakkoli.

Menurut Tavakkoli, ilmu bedah saat ini semakin penting dan berkembang pesat, terutama karena kasus penyakit diabetes makin melambung di seluruh dunia dan banyak orang mencoba menemukan terapi yang efektif untuk melawan epidemi ini.


sumber : http://health.detik.com

GRATIS PLUS HADIAH

Hosting Gratis