website trackingwebsite tracking

PTC..PELUANG DAPAT UANG HANYA DENGAN MODAL KLIK

Cara Instan Untuk Verifikasi PayPal !
Tampilkan postingan dengan label SAINS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SAINS. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Juli 2012

Ilmuwan Temukan Bakteri Ekstrim Pemakan Racun




SPONSORED BY
Komisi Gratis | Bisnis Online Tanpa Modal
KLIK GAMBAR ATAU DI SINI UNTUK BERGABUNG



Sebuah bakteri unik ditemukan dapat bertahan dari racun arsenik. Selain bertahan dari arsenik, bakteri tersebut juga menyatukan racun itu dengan DNA-nya.

detail beritaDiwartakan Live Science, Selasa (10/7/2012), hasil riset tersebut didetilkan secara daring (online) dalam jurnal Science. Riset baru ini membantah sebuah temuan pada Desember 2010 dan jika dikonfirmasi, riset ini akan merevolusi pendapat kita tentang kehidupan.

"Jika benar temuan ini akan memilikidampak penting bagi pemahaman kita tentang kebutuhan dasar hidup, karena semua bentuk kehidupan yang diketahui di Bumi menggunakan enam elemen yaitu oksigen, karbon, hidrogen, nitrogen, fosfor dan belerang," menurut sebuah pernyataan dimuat dalam Science.

Bila organisme di Bumi ditemukan bertahan hidup tanpa salah satu elemen tersebut, hal ini bisa berarti kehidupan di planet lain (dan juga kita sendiri) akan lebih mudah beradaptasi dari yang diperkirakan.

Pemimpin riset pada 2010 silam, Felisa Wolfe-Simon telah mengakui kadar fosfat dalam penelitiannya sangat rendah. Sehingga, mereka menyimpulkan kontaminasi yang terjadi tidak cukup untuk menumbuhkan GFAJ-1 (nama bakteri tersebut).

Sekarang, dua studi terpisah itu menemukan bahwa medium yang dipakai Wolfe-Simon tidak cukup mengandung fosfat untuk mendukung pertumbuhan GFAJ-1. Pasalnya GFAJ-1, beradaptasi dengan baik di lingkungan dengan kadar arsenik tinggi.

Wolfe-Simon dan rekan-rekannya menemukan bakteri di Danau Mono, California. DI tempat itulah mereka menemukan bukti, extremophiles dapat memakan arsenik untuk bertahan hidup tanpa adanya fosfor. dimana diketahui sebelumnya, fosfor meupakan unsur yang telah lama diidentikan dengan bahan penting yang menopang kehidupan makhluk hidup
okezone.com

Selasa, 03 Juli 2012

Ilmuwan Temukan Mikroba di Kawah Berusia 35 Juta Tahun

Penelitian di Teluk Chesapeake, pantai timur Amerika Serikat menunjukkan adanya mikroba yang hidup dalam retakan batu hampir dua kilometer di bawah kawah berusia 35 juta tahun tersebut.
Kampus Lama Universitas Edinburgh, Inggris (Foto: dok).


Dapatkah mahluk mikroba di Mars bersembunyi dalam sedimen berbatu-batu  ratusan meter di bawah kawah yang diakibatkan benturan asteroid, seperti yang ada di Bumi ini ?

Penelitian baru oleh para pakar di Universitas Edinburgh Inggris memberi indikasi bahwa itu mungkin sebagai tempat terbaik untuk mencari tanda-tanda kehidupan di Planet Merah itu.

Para peneliti mengatakan organisme yang sangat kecil telah ditemukan hidup subur dalam retakan batu hampir dua kilometer di bawah kawah yang berusia 35 juta  tahun di Amerika Serikat yang termasuk di antara yang paling besar di dunia.
Mereka menemukannya dari hasil analisa sampel geologi yang dikumpul dari kedalaman di bawah tempat benturan yang sangat besar di Teluk Chesapeake di pantai timur Amerika Serikat.

Para peneliti yang berbasis di Skotlandia itu mengatakan kehadiran mikroba dalam batu itu adalah bukti bahwa kawah benturan asteroid memberi perlindungan bawah tanah yang melindungi organisme terhadap keadaan lingkungan permukaan yang sangat keras dan tidak tertahankan, seperti musim yang berubah, atau bahkan pengaruh zaman es dan pemanasan global.

Penelitian itu juga menemukan bukti bentuk mahluk hidup yang sangat kecil dan hanya dapat dilihat melalui mikroskop mempunyai banyak makanan. Sekalipun mikroba tertentu dapat memperoleh semua yang dibutuhkannya untuk hidup dengan menyerap unsur-unsur seperti besi langsung dari batu-batuan, penulis penelitian tersebut mengemukakan ada juga cukup air dan zat makanan mengalir ke bawah melalui sedimen berbatu-batu di bawah kawah untuk menghidupi organisme yang memerlukan makanan yang lebih halus.

Para ilmuwan mengatakan temuan mereka menunjukkan kemungkinan bahwa tempat benturan asteroid di Mars kemungkinan menyembunyikan mahluk mikroba, dan pengeboran jauh ke bawah kawah di Mars kemungkinan dapat mengungkapkan indikasi kehadiran mikroba seperti yang ditemukan di Bumi.

Penelitian baru itu dimuat dalam jurnal, Astrobiology.

sumber : http://www.voaindonesia.com

Ilmuwan Temukan Teori Baru Terkait Punahnya Dinosaurus


Hasil penelitian baru menunjukkan bahwa kelemahan binatang bertelur mungkin dapat membantu menjelaskan punahnya jenis dinosaurus yang bukan burung di era Cretaceous-Tertiary. Embrio dinosaurus yang ditemukan di wilayah Patagonia (Argentina) ini termasuk dalam jenis herbivora Titanosaurus yang mematahkan keraguan asal usul dinosaurus yang dilahirkan seperti mamalia atau melalui telur seperti jenis reptil.  


Era K-T merupakan masa dimana makhluk hidup di dunia mengalami kepunahan besar-besaran sekitar 65 juta tahun yang lalu, dan mengakhiri dominasi dinosaurus atas semua binatang selama 150 juta tahun.

Para ilmuwan sependapat bahwa hanya binatang-binatang kecil yang beratnya tidak melebihi 25 kilogram dapat selamat dari kepunahan besar-besaran K-T, yang melenyapkan kira-kira 70 persen dari semua mahluk hidup di Bumi.

Hasil penelitian para ilmuwan di Zoological Society of London dan Universitas Zurich di Swiss mengungkapkan hanya ada beberapa jenis dinosaurus kecil dan menengah yang beratnya antara dua hingga 60 kilogram yang tersisa pada masa kepunahan K-T.

Mamalia yang melahirkan anak hidup, jauh lebih kecil daripada dinosaurus pada masa geologi Cretaceous. Karena dampak ekologi, mamalia ini telah berevolusi menjadi berbagai jenis yang beratnya jauh di bawah batas keselamatan dari  kepunahan K-T.

Menurut para ilmuwan, telur menghasilkan anak yang sangat kecil dibanding ukuran induknya yang keluar dan masuk sebagian besar tempat ekologi dalam lingkungan mereka ketika dinosaurus dibesarkan hingga dewasa. Induk betina dinosaurus biasanya beberapa ribu kali lebih besar daripada  anaknya yang baru menetas dari telur.

Persaingan yang terus-menerus yang dialami oleh dinosaurus besar, sementara binatang ini bertumbuh dari ukuran kecil ketika baru menetas menjadi binatang dewasa yang sangat besar. Hal ini tidak dialami oleh mamalia, yang melahirkan anak  yang  jauh lebih besar daripada anak dinosaurus apabila dibandingkan dengan ukuran induknya.

Mengenai jenis dinosaurus kecil, para peneliti menunjukkan melalui simulasi komputer bahwa sebagian dari jenis kecil dinosaurus harus bersaing dengan dua jenis mamalia kecil. Selain dengan sesama reptil, dinosaurus kecil juga terbang ke angkasa seperti burung.

Para ilmuwan mengatakan dinosaurus besar mendominasi ekosistem mereka dengan arus pertambahan tetap dengan anak-anaknya yang semakin besar, satu contoh satu jenis binatang menduduki banyak tempat ekologi.

Sebaliknya mamalia  memberi contoh banyak jenis menduduki satu tempat ekologi, kombinasi yang unggul yang bukan hanya menghindarkan mereka dari masa kepunahan K-T, tetapi juga memungkinkan evolusi mamalia yang lebih besar yang kelak mengisi tempat-tempat ekologi yang lowong setelah punahnya dinosaurus.

sumber : http://www.voaindonesia.com

Ilmuwan Temukan Cara Mengubah Kode Genetik untuk Obati Penyakit


Penemuan cara mengubah kode genetik itu bisa mendorong ditemukannya pengobatan yang efektif bagi berbagai penyakit akibat mutasi genetik.



Beberapa peneliti pada Universitas Rochester di New York meneliti sebuah mutasi khusus dalam kode genetik manusia yang di sebut “stop kodon prematur” yang umum dijumpai dalam berbagai penyakit termasuk kista fibrosis dan  distrofi otot. Diperkirakan sepertiga dari kelainan bawaan ini disebabkan mutasi kode tersebut.
Kode genetik adalah serangkaian instruksi dalam gen yang memerintahkan sel untuk membuat protein tertentu, berupa zat kimia yang merupakan kunci berfungsinya pertumbuhan normal. Stop kodon prematur  yang digambarkan seperti lampu merah oleh ilmuwan adalah mutasi yang mengakibatkan sel berhenti membaca instruksi genetika pada proses sintesa protein sehingga rantai protein yang dihasilkan tidak sempurna dan mengancam kesehatan.
John Karijolich adalah pemimpin studi itu. Ia mengatakan, “Kalau rantai protein diperpendek atau tidak sempurna, kita kehilangan  seluruh protein dan protein yang terlibat dalam perkembangan selanjutnya. Sehingga kurangnya komponen protein itu memicu terjadinya berbagai penyakit.”
Peneliti mengubah pembawa pesan RNA atau mRNA, zat kimia yang menyampaikan instruksi genetika dari DNA, sehingga sinyal stop kodon bisa diubah menjadi normal dan memproduksi rantai protein normal.
Peneliti menciptakan RNA jenis lain yang disebut RNA panduan untuk memperbaiki stop kodon pada RNA biasa.
Karjolich berharap suatu hari nanti terapi RNA bisa digunakan untuk mengobati penyakit distrofi otot. Artikel mengenai perbaikan RNA ini diterbitkan pada jurnal Nature.

sumber : http://www.voaindonesia.com

Jumat, 22 Juni 2012

Sepeda Motor Berbahan Bakar Air ‘SiPede’


Oleh: Bambang Riyanto. Kerja keras, doa dan keyakinan selalu dipercaya berbanding lurus dengan pencapaian maksimal. Kegagalan dan anggapan orang lain akan selalu diabaikan bila suatu pekerjaan diyakini membuahkan keberhasilan.
Begitulah yang dilakukan oleh Tulus Ikhsan Nasution penemu alat sistem penghasil hidrogen elektronik yang diberikannya nama SiPede. Berkat alat tersebut sebuah sepeda motor dapat melaju hanya dengan menggunakan campuran air dan biotenol. Tanpa bensin, hemat dan ramah lingkungan.

"Penelitian ini saya mulai di tahun 2007 sewaktu masih mengajar di Malaysia untuk Universiti Malaysia Perlis. Sesudah mengajar, saya banyak menghabiskan waktu di dalam lab tempat saya meneliti SiPede. Hampir setiap hari, karenanya banyak yang bilang saya ini gila. Gila penelitian," ujar Tulus sembari meluncurkan senyum kebanggaan.

Wajar bila saat ini ia merasa bangga atas pencapaiannya. Buah kerja kerasnya kini mulai dilirik masyarakat dan berpeluang menggantikan bensin sebagai bahan bakar utama kendaraan yang banyak digunakan, di tengah kelangkaan dan potensi melambungnya harga bensin. Tulus yang dianggap ‘gila’ membawa harapan baru. Harapan untuk beralih ke bahan bakar air dan campuran bioetanol.

"Awal mula penelitian ini dimulai adalah ketika saya sebagai seorang yang berpengetahuan dan berpendidikan tinggi merasa memiliki tanggung jawab untuk memecahkan krisis pemanasan global dan krisis hemat energi yang sedang melanda dunia. Saya merasa tertantang untuk mengatasai persoalan tersebut," ujar bapak tiga anak ini.

Produksi Massal

Suami dari Dr Irwana Nainggolan itu pun sedang mempersiapkan produksi massal agar masyarakat juga turut menikmati hasil ciptaannya itu. Ia pun berharap pemerintah mau ikut campur tangan dalam proses produksi dan pemasaran.

"Saat ini sedang proses pengurusan hak kekayaan intelektual agar alat tersebut dapat dipatenkan. Dalam proses pengembangannya saya dibantu dengan tujuh orang mahasiswa, selain itu peran Dekan FMIPA Dr Sutarman MSc Phd pun juga turut berjasa dalam mendukung pengembangan yang kami lakukan di FMIPA USU ini," kata pria kelahiran P. Brandan 38 tahun silam.

Atas pencapaiannya yang luar biasa itu, Tulus ternyata belum puas, kini ia sedang mempersiapkan dua penelitian lainnya yang hampir rampung. Sistem elektronik pengelola air satu langkah yang dilengkapi dengan bio sensor dan pembuatan alat sensor diabetes melalui pernafasan.

"Ketika saya memutuskan untuk memilih mengabdi dan berkarir di USU pada tahun 2008, beberapa rekan juga menganggap saya sudah gila, karena gaji saya di Malaysia jauh lebih tinggi dari di sini. Ditambah lagi dengan semakin pesimisnya orang atas keberhasilan penetian saya bila dibawa ke Indonesia," ujar Dosen Fisika FMIPA USU itu.

Semua orang tahu, bahwa dukungan Indonesia terhadap peneliti sangat minim, itu mengapa orang-orang ‘gila’ seperti Tulus memilih untuk berkarir di negeri orang. Tapi Tulus punya kepercayaan dan keyakinan lain, ia merasa bahwa keterbatasan tidak pernah jadi penghalang untuk meraih kesuksesan, karenanya ia berharap peneliti lainnya mau mengikuti jejaknya dengan terus berkarya dan meneliti untuk menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi orang banyak.

"Saya mulai penelitian ini dengan biaya sendiri, menghasilkan ratusan juta, tenaga dan pikiran. Bukan hanya orang yang menganggap saya gila, istri saya pun anggap saya gila. Tapi anggapan orang atas diri saya, tak pernah saya hiraukan. Saya buktikan dengan pencapaian," ujarnya mantap.

Mereka, yang menganggap orang-orang seperti Tulus Ikhsan Nasution adalah orang ‘gila’ harus mengingat bahwa dunia ini pernah diubah oleh ilmuwan ‘gila’ pantang menyerah yang mampu menghasilkan lampu, telepon, listrik sampai bom atom.

Orang-orang ‘gila’ itu, yang mau mendedikasikannya secara totalitas di dunia penelitian pernah dimiki oleh negara-negara Eropa, misalnya seperti Alexander Graham Bell, James Watt, Thomas Alfa Edison dan Albert Einstein. Kini, rasanya cukup pantas bila Tulus Ikhsan yang berasal dari Indonesia disejajarkan dengan orang-orang ‘gila’ seperti mereka itu. Dan tibalah saatnya kita mengucapkan terimakasih atas kegilaannya. http://www.analisadaily.com

Rabu, 20 Juni 2012

IPB kembangkan kenaf untuk bahan baku pulp



Bogor (ANTARA News)  - Dosen Institut Pertanian Bogor Dr Ir Dede Hermawan mengembangkan tanaman Kenaf (Hibiscus cannabinus L) melalui diversifikasi produk untuk bahan baku pulp atau bubur kertas.

"Batang kenaf secara teknis merupakan penghasil pulp mutu tinggi dibanding dengan bagas (ampas tebu) tetapi sedikit di bawah mutu pulp kayu pinus," katanya di Bogor, Minggu.

Dede mengatakan, tanaman Kenaf mempunyai peranan yang cukup penting bagi perekonomian Indonesia.

Kenaf merupakan salah satu jenis tanaman penghasil serat selain rosela (Hibiscus sabdariffa) dan yute (Corchorus capsularis).

"Serat yang dihasilkan Kenaf biasa digunakan untuk bahan baku pembuatan karung goni sebagai pengemas hasil pertanian, seperti : gula, gabah, beras, kopi, kakao, kopra, lada, dan cengkeh. Selain itu, serat kenaf juga digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan doortrim mobil," katanya.

Menurut Dosen di Departemen Teknologi Hasil Hutan IPB, upaya strategis untuk mempertahankan eksistensi tanaman kenaf di Indonesia adalah dengan diversifikasi produk.Peluang diversifikasi yang relevan dengan keadaan sekarang adalah untuk bahan baku pembuatan pulp.

Selain sebagai bahan baku pulp untuk papan serat dan kertas, bagian dalam batang (core) kenaf juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku papan partikel.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sebagian besar bahan baku pulp diperoleh dari hutan alam yang sudah semakin habis dan hutan tanaman industri (HTI) yang baru siap ditebang pada umur 6 - 7 tahun.

"Selama HTI tersebut belum menghasilkan, maka tanaman semusim seperti kenaf sangat berpeluang untuk dipergunakan sebagai bahan baku pulp," ujarnya.
(KR-LR)
http://www.antaranews.com
Minggu, 17 Juni 2012 21:49 WIB | 1821 Views
Editor: Aditia Maruli
COPYRIGHT © 2012

Selasa, 19 Juni 2012

Kunci Pengobatan Malaria Mungkin Ada dalam Darah Pasien


Penelitian baru menunjukkan bahwa salah satu kunci untuk mengendalikan penyakit malaria kemungkinan ada di dalam darah pasien
Parasit Plasmodium Falciparum, protozoa satu sel yang hidup dalam nyamuk dan menyebabkan tipe malaria yang paling mematikan, tampak di antara sel-sel darah.



S
ebuah tim ilmuwan menemukan cara dengan menggunakan sampel darah untuk mengidentifikasi perubahan genetik penting dalam parasit penyebab malaria. Analisa ini, yang dijelaskan jurnal ilmiah Nature edisi13 Juni, dapat membantu peneliti mengidentifikasi "hot spot" di seluruh dunia di mana parasit berkembang paling cepat dan kebal terhadap obat anti malaria konvensional. 

Malaria sering ditemui di daerah tropis. Lebih dari 200 juta orang terjangkit penyakit ini setiap tahunnya, dan hampir 2.000 orang meninggal setiap hari - kebanyakan anak-anak balita.

Walaupun puluhan tahun dilakukan penelitian, dokter masih belum memiliki vaksin malaria. Dan Plasmodium falciparum, parasit penyebab penyakit ini, dengan cepat mengembangkan kekebalan terhadap obat yang dipakai untuk melawannya. Berbagai varietas parasit malaria yang kebal obat berkembang di berbagai wilayah dunia, dan para ilmuwan kesulitan melacak perubahan genetik yang cukup cepat untuk mencegah wabah penyakit baru.

Sebuah tim peneliti yang dipimpin oleh Dominic Kwiatkowski dari Universitas Oxford di Inggris mengembangkan metode untuk mengekstrak DNA parasit malaria langsung dari darah manusia dan menentukan perubahan genetik menit ke menit untuk memahami penyebabnya. Ini menghilangkan proses penumbuhan parasit yang lama di laboratorium sebelum gen parasit itu dapat diuraikan.
http://www.voaindonesia.com

Minggu, 17 Juni 2012

Pria Jadi Homoseksual Karena Warisan Gen

VIVAnews - Peneliti meyakini pria bisa menjadi homoseksual karena gen yang dibawa oleh ibunya. Evolusi menunjukkan homoseksualitas itu sifat yang tidak bertahan lama karena menghambat seks dengan perempuan. 

Studi oleh Universitas Padova di Italia menemukan hubungan antara pria homoseksual, ibunya, dan bibi dari ibunya. Mereka cenderung memiliki anak lebih banyak dibanding pria yang heteroseksual.

Tim peneliti yang dipimpin Andrea Camperio Ciani meyakini temuan ini mengarah kepada "hipotesis seleksi seimbang". Ini menunjukkan gen mengarah ke homoseksualitas juga menyebabkan reproduksi tinggi di antara saudara perempuannya. 

"Gen homoseksual" tidak bisa diturunkan langsung. Gen ini akan bertahan dari generasi ke generasi melalui keluarganya. 

Awalnya, tim mempertimbangkan hipotesis gen akan berpengaruh pada pria dan perempuan dengan cara berbeda. Diduga gen ini membuat pria homoseksual dan perempuan lebih bebas. Tapi, setelah mempelajari 161 perempuan yang terkait dengan homoseksualitas dan pria homoseksual, gen ini membuat perempuan lebih menarik terhadap pria. 

"Kesuburan tinggi, itu artinya memiliki lebih banyak bayi. Bukan tentang kesenangan dalam seks, juga bukan tentang pergaulan bebas," ujar Ciani kepadaLife's Little Mysteries.

"Pola androphilic yang kami temukan ini tentang perempuan yang meningkatkan nilai reproduksi mereka untuk menarik pria terbaik," imbuhnya seperti dilansir dariDaily Mail.

Menurut Ciani, gen ini memicu perempuan lebih subur, menampilkan gangguan ginekoligi lebih sedikit, dan kurang komplikasi selama hamil. 

Mereka juga cenderung lebih terbuka, lebih bahagia, dan lebih santai. Studi ini dirilis pada Journal of Sexual Medicine mendatang.



Demikian isi postingan kali ini.....
Jika ada yang tidak berkenan mohon maaf yang sebesar-besarnya. Silahkan tinggalkan komentar ke kotak komentar atau di kotak chat (obrolan)
Terim kasih atas kunjungannya. semoga apa yang kami sampaikan di atas ada manfaatx...mari kita saling mendoakan kebaikan untuk sesama..


PLUS DARI KAMI .....
Terkhusus bagi sobat yang ingin membuat atau mengatur blog tetapi mengalami kesulitan dalam membuat blog atau mengatur tampilan blog, kami berinisiatif menyediakan tutorial cara membuat dan mengatur blog.
kami akan memberikan segala kemampuan kami membantu sobat semua menghadapi kesulitan dalam membuat dan mengatur blog sesuai kemampuan dan ilmu yang kami punya.
Kami akan menyediakan tutoril sedemikian mulai dari tingkat pemula sampai pengembangan blog!Kami akan merancang sedemikian rupa sehingga dapat mudah dipahami meskipun masih kategori pemula.
Klik matari pilihan kamu untuk melihat tutorialnya!!!!!
Adapun materi-materi yang akan kami muat antara Lain:


TAHAP AWAL :
- Tutorial cara Membuat account gmail
- Tutorial cara Membuat pendaftaran blog di blogspot.com dengan account gmail
- Tutorial cara Membuat postingan
- Tutorial cara Mengatur tata letak
- Tutorial cara mendftarkan blog di search engine


Pengembangan
- Tutorial cara meminimalkan layar
- Tutorial cara membuat tulisan berjalan ( merquee)
- Tutorial cara membuat animasi
- Tutorial cara menambahkan kotak chatting
- Tutorial cara menambahkan google translate
- Tutorial cara meshare vidio
- Tutorial cara blogroll
- Tutorial cara membuat tabel
- Tutorial share
- Tutorial atribut facebook
- Tutorial menshare di google+
- Tutorial menambahkan gadget pilihan
- Tutorial  menshare di Stumleupon


Keyword : penelitian, abstrak, penelitian terbaru, penelitian terbaru 2012, penelitian 2012, alamiah, sains, kesehatan, sehat, penelitian kuantitatif, penelitian kualitatif, penelitian sains, sains, penelitian tindakan kelas, ktk, kualitatif, kuantitatif, khasiat, manfaat, kandungan, khasiat avokad, buah avokad, avokad, buah, antioksidan, antibiotik, diet, langsing, kegemukan, hopertensi, tidur, insomnia, kolesterol, obesitas, balita, teknologi, tutorial, cara, blog, arsip, tulisan, animasi, label, komunikasi, template, virus, bakteri, wanita, makanan, minuman, menemukan, meningkatkan, buahan, merusak, peneliti, ahli, kumpulan, artikel, otak, kopi, teh, jantung, stroke, ekstrak, berbahaya, tekanan darah, sehat, payudara, diabetes, gizi, wanita, anak, obat, kanker, orang, contoh, bahaya, pria'

Film Tegang Bisa Picu Aktivitas Otak


Rangsangan visual dan audio mendatangkan respon emosional.

SENIN, 18 JUNI 2012, 09:43 WIB
Karlina Octaviany, Amal Nur Ngazis

VIVAnews - Tim peneliti dari The College Kota New York dan Universitas Columbia, Amerika Serikat menemukan rangsangan visual dan audio yang mendatangkan respon emosional. Rangsangan ini juga menunjukkan keterlibatan tinggi dapat dihubungkan dengan pola aktivitas otak.

Temuan mereka dapat memunculkan cara baru bagi produsen film, program televisi dan iklan untuk memprediksi jenis adegan apa yang akan direspon oleh khalayak.

"Hubungan puncak aktivitas saraf melintasi pandangan dapat terjadi dalam korespondensi yang baik sekali dengan membangkitkan momen film," ujar para peneliti dalam sebuah artikel yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Human Neuroscience.
"Selain itu, penurunan signifikan dalam korelasi saraf terjadi sesaat menyaksikan film. Bisa juga ketika narasi diganggu dengan menghadirkan adegan film yang diacak," tambahnya.

Para peneliti menggunakan perangkat yang dapat mengukur aktivitas listrik di kepala, EEG (electroencephalography) untuk mengumpulkan data tentang gelombang otak dari 20 subyek manusia. Sebanyak 20 orang ini  menunjukkan adegan-adegan dari tiga film dengan tampilan yang diulang.
Dua film yakni "Bang You're Dead" dari Alfred Hitchcock dan film "The Good, the Bad and the Ugly" dari Sergio Leone. Kedua film ini menyajikan adegan dramatis menegangkan yang diharapkan memicu tanggapan.
Film ketiga adalah film amatir dengan adegan orang berjalan di sebuah kampus digunakan sebagai kontrol.

"Kami menemukan momen korelasi yang tinggi, yaitu antara aktivitas gelombang otak selama tampilan terpisah dan momen ketika hal ini tidak terjadi," kata Dr. Lucas C. Parra, Profesor Teknik Biomedis Herbert G. Kayser di Grove School of Engineering CCNY.
"Dengan melihat pola fluktuasi, kami tahu momen mana seseorang terlibat respon utama. Selain itu, kami bisa melihat korelasi yang terjadi di seluruh subjek dan tampilan-tampilan yang diulang," katanya.

Parra menjelaskan sepanjang pengukuran, skala aktivitas alfa EEG menunjukkan tingkat perhatian dalam diri seseorang. Ketika fluktuasi kuat, seseorang yang sedang rileks tidak terlibat. Ketika seseorang sangat menaruh perhatian, aktivitas alfa rendah.
Menurut rekan penulis penelitian, Dr. Jasek Dmochowskidi dari Grove School, puncak dalam keterlibatan dihubungkan dengan tiga macam adegan. Adegan tersebut termasuk momen ketika isyarat visual yang kuat, seperti adegan mendekatkan pistol dalam "Bang You are Dead!". Begitupula adegan dengan musik yang tidak menyenangkan saat komponen visual tidak signifikan dan perubahan adegan penting.

Profesor Parra mengatakan setelah menunjukkan korelasi antara rangsangan intens dan kehandalan gelombang otak, tim peneliti sekarang ingin menemukan letak respon otak terjadi. Dia ingin menyebarkan kombinasi dari pencitraan resonansi magnetik dan EEG untuk "mendapatkan yang terbaik dari dua dunia" yakni resolusi temporal yang bagus dari EEG dan gambaran rinci MRI.

Tim ini melihat beberapa potensi aplikasi untuk kemampuan dalam mengukur tingkat keterlibatan. Penilaian kuantitatif hiburan, pengukur dampak wacana narasi, dan juga studi tentang gangguan tidak bisa fokus (Attention Deficit Disorder) bisa dikembangkan. Temuan ini bisa bermanfaat sebagai teknik pemasaran dengan pengukuran syaraf (neuro-marketing) sebagai wilayah baru riset otak.
"Para pengiklan ingin tahu di mana dan kapan sebuah iklan menarik," katanya.

"Potensi untuk mengukur keterlibatan sangat besar karena ini menyediakan cara yang obyektif untuk mengumpulkan data," tambah Dr. Dmochowski. Peneliti ini kini sedang menyelidiki hubungan antara penggunaan media sosial dan aktivitas otak pada kaum muda saat menonton serial TV tentang serangan zombie "The Walking Dead".
"Kami sedang menyelami Twitter untuk mengukur kedalaman penglihatan," dia melanjutkan.
"Kami pikir akan ada banyak korelasi antara adegan yang menimbulkan tanggapan media sosial dan tanda syaraf. Kami bisa melihat beberapa respon, baik positif maupun negatif," ujarnya seperti dilansir dari Science Daily.



Demikian isi postingan kali ini.....
Jika ada yang tidak berkenan mohon maaf yang sebesar-besarnya. Silahkan tinggalkan komentar ke kotak komentar atau di kotak chat (obrolan)
Terim kasih atas kunjungannya. semoga apa yang kami sampaikan di atas ada manfaatx...mari kita saling mendoakan kebaikan untuk sesama..

PLUS DARI KAMI .....
Terkhusus bagi sobat yang ingin membuat atau mengatur blog tetapi mengalami kesulitan dalam membuat blog atau mengatur tampilan blog, kami berinisiatif menyediakan tutorial cara membuat dan mengatur blog.
kami akan memberikan segala kemampuan kami membantu sobat semua menghadapi kesulitan dalam membuat dan mengatur blog sesuai kemampuan dan ilmu yang kami punya.
Kami akan menyediakan tutoril sedemikian mulai dari tingkat pemula sampai pengembangan blog!Kami akan merancang sedemikian rupa sehingga dapat mudah dipahami meskipun masih kategori pemula.
Klik matari pilihan kamu untuk melihat tutorialnya!!!!!
Adapun materi-materi yang akan kami muat antara Lain:

TAHAP AWAL :

Pengembangan

Keyword : penelitian, abstrak, penelitian terbaru, penelitian terbaru 2012, penelitian 2012, alamiah, sains, kesehatan, sehat, penelitian kuantitatif, penelitian kualitatif, penelitian sains, sains, penelitian tindakan kelas, ktk, kualitatif, kuantitatif, khasiat, manfaat, kandungan, khasiat avokad, buah avokad, avokad, buah, antioksidan, antibiotik, diet, langsing, kegemukan, hopertensi, tidur, insomnia, kolesterol, obesitas, balita, teknologi, tutorial, cara, blog, arsip, tulisan, animasi, label, komunikasi, template, virus, bakteri, wanita, makanan, minuman, menemukan, meningkatkan, buahan, merusak, peneliti, ahli, kumpulan, artikel, otak, kopi, teh, jantung, stroke, ekstrak, berbahaya, tekanan darah, sehat, payudara, diabetes, gizi, wanita, anak, obat, kanker, orang, contoh, bahaya, pria'

STABILITAS LAPISAN KITOSAN PADA KAIN KATUN : PENGARUH BERAT MOLEKUL KITOSAN



Stability of Chitosan Layer on Cotton Fabric : Effect of Chitosan Molecular Weight
Ahmad Budi Junaidi, Ikhsan Kamil dan Sunardi
Program Studi Kimia FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Jl. A. Yani Km 36 Banjarbaru, Kalimantan Selatan
Email : a_budi_j@yahoo.co.id

ABSTRAK

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh berat molekul kitosan
terhadap stabilitas ikatan kitosan pada kain katun. Penelitian ini bertujuan
untuk membandingkan pengaruh kitosan dengan berat molekul tinggi,
medium dan rendah terhadap kestabilan lapisan kitosan pada kain,
kekakuan kain dan struktur morfologi kain. Larutan kitosan dibuat dengan
variasi berat molekul. Larutan kitosan dilapiskan pada kain katun dengan
metode  pad-dry-cure dan diuji kestabilan lapisan kitosan melalui proses
pencucian. Kain hasil pelapisan sebelum dan setelah dicuci dianalisis
menggunakan spektrofotometer FTIR, UV- Reflectant dan analisis kadar
kitosan dilakukan dengan metode Kjedahl. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa peningkatan berat molekul mampu meningkatkan pelapisan kitosan
ke kain. Peningkatan berat molekul juga menyebabkan peningkatan
kekakuan kain hasil pelapisan.

Kata kunci: berat molekul kitosan, kain katun, stabilitas

Download lengkapnya, klik di sini

Sabtu, 16 Juni 2012

EINSTEIN VS NEWTON, Teori Siapa Yang Benar?


SYDNEY
Peristiwa bola memantul telah memicu perdebatan dalam dunia sains sejak lama terkait landasan teori fisika mana yang paling tepat untu mengukurnya. Teori relativitas milik Einstein atau teori gravitasi milik Newton?
Peneliti dari School of Science di Monash University mengembangkan sistem khusus untuk meneliti peristiwa tersebut. Kesimpulannya, kedua teori para maestro fisika tersebut tidak selalu saling membenarkan.
Mereka mengungkapkan penelitian tersebut dalam makalah yang dipublikasikan pada April lalu.
“Sangat sulit untuk mengukur lintasan bola memantul untuk membandingkan dua teori tersebut, karena harus diketahui parameter dan kondisi yang akurat saat pergerakan acak,” ujar Professor Lan Boon Leong, seperti dilansir Phys.org, kemarin (13/6).
Meski begitu, ia juga mengungkapkan jika teori relativitas milik Einstein ditemukan setelah melalui percobaan dalam waktu yang lama dan membuat banyak orang yakin akan kebenarannya. Lan yakin masih banyak misteri dalam Fisika yang perlu diteliti lagi.(ali)
http://www.solopos.com

Ini Dia Bukti Kedahsyatan Kekuatan Nyamuk!


GEORGIA—Nyamuk mungkin salah satu binatang paling menyebalkan bagi Anda. Tapi tahukan Anda nyamuk memiliki kemampuan terbang luar biasa saat hujan?
Tubuh nyamuk yang berukuran kecil tentu sangat rentan saat terbentur setetes air hujan yang jatuh dengan kecepatan tinggi.
Peneliti Georgia Institute of Technology Amerika Serikat berhasil mengungkap rahasia terbang nyamuk saat hujan. Menurut mereka, setetes air hujan memiliki berat 50 kali lebih besar dari nyamuk.
Para peneliti menggunakan teknik perekaman video berkecepatan tinggi untuk mengamati cara terbang nyamuk dalam kondisi hujan. Mereka menemukan fakta, nyamuk memiliki eksoskeleton yang kuat serta mampu mengurangi tekanan air hujan yang menimpa tubuhnya.
Tim peneliti yang diketuai Asisten Profesor dari Mechanical Engineering, David Hu mengungkap, massa nyamuk yang ringan justru membuat air hujan kehilangan momentum saat bertabrakan. Penelitian itu telah dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Science kemarin, (4/6).
“Kekuatan nyamuk sangat luar biasa. Jika kita membandingkan skala tersebut pada tubuh manusia, maka tubuh manusia akan hancur, sama seperti berdiri di tengah jalan dan ditabrak mobil,” ujar David Hu dalam keterangan resmi yang dimuat di website Georgia Institute of Technology.(ali)

http://www.solopos.com

Tikus lumpuh bisa berjalan lagi


Tikus lumpuh bisa berjalan lagi

Sabtu, 2 Juni 2012 09:31 WIB | 3051 Views

Jakarta (ANTARA News) - Seekor tikus lumpuh kembali bisa berjalan lagi setelah tulang belakangnya dipasangi alat elektrik dan dirangsang zat kimia.

Tikus ini lumpuh karena syaraf di tulang belakang putus sehingga otak tidak bisa menyampaikan pesan ke tubuh.

Penelitian Jurnal Science menunjukkan tikus yang lumpuh ini bahkan bisa berlari setelah dirangsang dengan alat pada tulang belakangnya.

"Ini penelitian yang luar biasa karena mengembalikan fungsi tubuh karena lumpuh. Dan ini bukan lagi sebuah impian," kata peneliti.

Sebelumnya, pada 2011, pria asal Oregon US Rob Summers bisa berdiri kembali setelah tulang belakangnya di berikan stimulasi elektrik. Ia lumpuh dari dada ke bawah karena tertabrak mobil.

Sekarang, ilmuwan dari Institure Federal Swiss menyatakan mereka telah mengembangkan penelitian lebih lanjut supaya tikus yang lumpuh bisa berjalan dan menaiki tangga.

Penelitian ini berawal dari syaraf tulang belakang tikus yang dibagi dua. Syaraf pertama disuntikkan dengan zat kimia dan di stimulasi dengan gelombang elektrik. "Ini berguna untuk membangunkan sel syaraf," kata dia.

Walau bagaimanapun penelitian ini bukan perkembangan yang mencengangkan karena tikus itu dibantu  penopang robot dan dirawat sedemikian rupa supaya mereka bisa berjalan.

Peneliti utama Gregoire Courtine mengatakan hewan-hewan tersebut kemudian bisa berjalan satu, dua langkah dan kemudian berlari, menaiki tangga dan bahkan meloncati aral lintang.

"Sangat terkejut melihat pemulihan mereka, bisa berjalan dan menaiki tangga," kata dia seperti dirilis BBC.

Courtine kemudian menunjukkan  syaraf baru yang dibentuk tersebut menggantikan syaraf yang putus dan bisa mengubah pemikiran otak.

"Namun belum tentu hal tersebut bisa dilakukan pada manusia," kata dia.

Peneliti dari Universitas California Los Angeles Prof Reggie Edgerton yang membantu Rob Summers bisa berdiri mengatakan kalau kunci keberhasilan membuat orang kembali dapat berjalan adalah memacu otak untuk berdiri.

"Harus ada keinginan untuk berdiri, itu yang terpenting dari latihan dan rehabilitasi," kata dia

Kedua prosedur itu penting dilakukan selain menrangsang syaraf berfungsi kembali.

"Kami mengaktifkan kembali syaraf tulang belakang untuk memancing gerakan dan sinyal dari otak juga turut membantu," katanya.

Peneliti Institute Kesehatan  Garvan  Sydney Bryce Vissel mengatakan sangat tertarik dengan penemuan ini. "Kemajuan penelitian ini menunjukkan kalau stimulasi dimungkinkan untuk  cidera yang menyebabkan kelumpuhan," kata dia

"Ini adalah penemuan yang sangat modern yang bisa memperbaiki syaraf tulang belakang yang cidera," kata dia.

Direktur Pusat Penelitian Charity Mark Bacon menambahkan penemuan ini membuktikan kalau penyembuhan orang lumpuh bukan lagi sebuah impian.

"Yang sangat kompleks dan penting adalah pendekatan rehabilitasi bukan hanya mengembalikan fungsi syaraf tapi juga membangkitkan keinginan otak untuk bisa berjalan lagi," kata dia

Ia mengingatkan kalau banyak juga kecelakaan dengan cidera yang lebih parah sehingga sulit untuk bisa disembuhkan.
(tri)
Editor: Aditia Maruli
http://www.antaranews.com

GRATIS PLUS HADIAH

Hosting Gratis