website trackingwebsite tracking

PTC..PELUANG DAPAT UANG HANYA DENGAN MODAL KLIK

Rabu, 30 Mei 2012

Kandungan dan manfaat Kurma



Sebagai salah satu penganan yang tergolong dalam keluarga buah-buahan, kurma memang erat hubungannya dengan pilihan menu selama berpuasa. Mengapa hanya pada saat puasa, padahal kurma cukup mudah dijumpai pada berbagai musim, tentu ada alasannya. 

Buah kurma ini ternyata dari aspek komposisi gizi tak sekedar memiliki banyak manfaatnya bagi kesehatan, namun juga unggul dalam hal pemenuhan zat gizi yang dibutuhkan selama organ-organ pencernaan diistirahatkan saat berpuasa. 

Kurma dan Kandungan Zat Gizi Utama
Pada saat berpuasa kita memerlukan asupan makanan yang mengandung karbohidrat tinggi karena peranannya mengcover sumber energi yang berkurang selama kita tidak makan seharian. 

Sebagian besar buah-buahan mungkin sama-sama memiliki kandungan vitamin dan mineral yang 
sangat diperlukan, namun belum tentu kandungan energi atau kalorinya tinggi. 

Sampai saat ini sudah banyak sekali penelitian terhadap manfaat kurma tersebut, dan salahsatu yang membuatnya sangat dianjurkan untuk dikonsumsi selama berpuasa adalah kandungan karbohidrat sederhananya yang tinggi tadi, yang berkisar sekitar 60% pada kurma lembek hingga sekitar 70% pada kurma kering. 

Kandungan karbohidrat kurma tersebut terbagi atas gula glukosa dan juga fruktosa, dan dianggap masih cukup aman untuk kesehatan karena mudah dicerna dan dibakar oleh tubuh untuk langsung menghasilkan kalori tinggi yang diperlukan. 

Dari penyerapannya pula, gula yang terkandung di dalam kurma baru akan habis diserap tubuh selama 45-60 menit dibandingkan dengan segelas air yang mengandung gula yang habis terserap selama 20-30 menit, maka akan menyebabkan orang yang mengkonsumsinya di saat sahur akan lebih segar dan bisa menahan lapar lebih lama. 

Dari kandungan lemaksendiri, kurma masih tergolong aman karena kandungan lemak dalam kurma termasuk dapat diabaikan, sedangkan dari asupan protein, lemak memiliki protein cukup tinggi yang juga memiliki manfaat bagi kesehatan selama kita berpuasa, antara lain dari fungsinya bersama vitamin B6 dalam menjaga kekenyalan dan kesehatan kulit.

Kurma dan Kandungan Vitamin
Aspek paling unggul dalam kandungan vitamin kurma adalah vitamin A, thiamin dan riboflavin serta niasin. Vitamin B juga terdapat cukup banyak di dalam kurma disamping asam nikotinat serta serat yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. 

Kandungan vitamin dalam kurma kering mencapai 50 IU untuk vitamin A, sementara untuk thiamin, riboflavin dan niasin masing-masing sebanyak 0,09 mg, 0,10 mg dan 2,20 mg.Vitamin A dan niasin berfungsi untuk menjaga kesehatan kulit, sedangkan riboflavin bersama niasin berfungsi untuk membantu melepaskan energi dari makanan, dan thiamin dari karbohidrat. Selain itu thiamin juga dinilai para ahli erat hubungannya bagi kesehatan sel-sel saraf, bersama niasin dalam menjaga fungsi normalnya. 

Kurma dan Kandungan Mineral
Kandungan mineral kurma termasuk salah satu aspek yang paling sering menjadi penelitian para ahli gizi, dimana jumlah 666 mg yang dianggap cukup besar menurut para ahli cukup berguna untuk mencegah stroke. 

Dari sebuah penelitian, disebutkan bahwa semakin banyak konsumsi makanan kaya kalium, maka semakin kecil pula kemungkinan terjadinya stroke, dan patokan asupan dari rata-rata penelitian tersebut adalah sekitar 400 mg yang setara dengan sekitar 5 butir kurma. 

Dalam peranannya tersebut, kalium bekerja dalam pengaturan tekanan darah dengan menjaga keelastisan dinding pembuluh darah dan fungsinya secara normal termasuk dalam mengaktifasi kontraksi otot yang membuatnya juga digunakan dalam pencegahan penyakit jantung.  

Selain kalium, kurma juga mengandung banyak mineral penting lainnya seperti magnesium, potassium dan kalsium yang sama pentingnya bagi kesehatan tubuh terutama dalam mekanisme pengaturan pembuluh darah dan vaskularisasinya.

Kurma dan Kandungan Zat Gizi Lainnya
Ada banyak zat gizi yang terdapat dalam kurma disamping karbohidrat dan protein serta vitamin dan mineralnya. Salah satunya, salisilat, merupakan kandungan zat yang biasanya bekerja secara sinergis dengan kandungan mineral kalium dalam mencegah pembekuan darah, antiinflamasi sekaligus menekan rasa nyeri. 

Khusus untuk menekan rasa nyeri tersebut, salisilat yang digunakan sebagai bahan baku aspirin ini dalam kerjanya akan mempengaruhi prostaglandin dalam merangsang kontraksi otot polos dan menjaga tekanan darah. Kurma juga mengandung serat cukup tinggi yang berfungsi dalam melunakkan usus dan mengaktifkan metabolismenya. 

Hormon yang dikandungnya sendiri berperan dalam penciutan pembuluh darah rahim sehingga dalam beberapa penelitian tradisional digunakan untuk mencegah perdarahan di sekitar rahim. 

Dengan kandungan zat gizi yang cukup lengkap tersebut kurma memang sedikit lebih memiliki fungsi sebagai pilihan menu berbuka dan sahur di saat kita berpuasa dibandingkan banyak buah-buahan lain, namun lagi, semua keuntungan tersebut masih tetap tergantung pada cara pemrosesan kurma itu sendiri karena seperti kita ketahui, kebanyakan kurma yang menjadi konsumsi selama berpuasa ini seringkali bukan dalam bentuk murni.     
(dr. Daniel Irawan)
Sumber : http://www.waspada.co.id/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

GRATIS PLUS HADIAH

Hosting Gratis