website trackingwebsite tracking

PTC..PELUANG DAPAT UANG HANYA DENGAN MODAL KLIK

Rabu, 06 Juni 2012

Penelitian Dasar di Indonesia Kurang Perhatian


SEMARANG, KOMPAS.com -- Penelitian dasar di Indonesia sangat kurang mendapat perhatian, karena terkait dengan ketersediaan dana dan payung hukum bagi keterlibatan swasta dalam kegiatan penelitian di perguruan tinggi. Oleh karena itu, harus ada perubahan cara pandang agar penelitian tidak semata-mata menjadi proyek kegiatan rutin untuk meningkatkan pendapatan peneliti.
"Memang kesalahan tidak hanya terletak pada peneliti, tapi pemerintah terlalu kaku dengan mekanisme pengelolaan dana yang tidak jarang berakibat penelitian hanya sebagai proyek rutin," kata Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono dalam orasi ilmiah berjudul Peran Sumber Daya Manusia Berkualitas dalam Peningkatan Kesejahteraan Rakyat, ketika menerima anugerah gelar doktor kehormatan (honoris causa) dari Universitas Negeri Semarang (Unnes), Jawa Tengah, Selasa (5/6/2012).
Selain harus dibuka peluang untuk riset dasar dan berkelanjutan selama beberapa tahun, menurut Agung, ke depan, pemberian insentif diharapkan tidak lagi berbenturan dengan aturan keuangan yang kaku.
Melalui perencanaan yang matang, dalam waktu lima hingga sepuluh tahun mendatang, Agung yakin Indonesia dapat memperpendek ketertinggalan di bidang inovasi, kesiapan teknologi, dan pendidikan. Maka dia menilai sudah saatnya dipertimbangkan gagasan penyatuan kementerian riset, teknologi, dan pendidikan tinggi. Dengan penyatuan ketiga kementerian tersebut diharapkan terjadi sinergitas antara penelitian, inovasi, dan pendidikan tinggi.
Fakta menunjukkan sangat banyak periset-periset unggul Indonesia yang saat ini tersebar di berbagai negara. Sudah saatnya mereka diminta ikut membangun budaya riset dan memberi kontribusi pemikiran bagi masalah bangsa . "Memanfaatkan jejaring dan sarana yang ada, tidaklah terlalu sulit mengoptimalkan potensi mereka," ujar Agung.
Oleh karena itu, dia berharap perguruan tinggi selain berorientasi pada riset, para dosen juga diharapkan meningkatkan kualitas risetnya. Perhatian dan penghargaan yang memadai kepada periset haruslah diberikan. Pemerintah juga perlu memberi bantuan terkait dengan perlindungan hak atas kekayaan intelektual, sehingga berbagai jenis temuan terlindungi sehingga mendorong penemu untuk terus berkarya.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh menegaskan, sebelum Agung menerima anugerah doktor kehormatan, sudah ada tim independen yang melakukan penilaian apakah Agung layak diberi anugerah tersebut. "Kami sangat yakin dengan kajian yang dilakukan kelompok promotor," kata Nuh.
Hal yang sama diungkapkan Rektor Unnes Sudijono Sastroatmodjo. Agung mendapat gelar doktor kehormatan terhadap Agung, karena perannya dalam pembangunan sumber daya manusia. "Beliau seorang yang berlatar belakang pendidikan dokter, tapi kegiatan dan sumbangan beliau bagi pembangunan bangsa ini menembus batas-batas formal bidang kedokteran. Beliau adalah aktivis sosial, pengusaha, dan aktivis politik," tutur Sudijono.



Kumpulan artikel penelitian ilmiah terbaru dan akurat: 
"sains, kesehatan, kualitatif, kuantitatif plus penelitian tindakan kelas(ktk)," 
Key word : 2012, penelitian, penelitian terbaru, penelitian terbaru 2012, penelitian 2012, abstrak, abstrak penelitian, alamiah, sains, kesehatan, sehat, penelitian kuantitatif, penelitian kualitatif, penelitian sains, sains, penelitian tindakan kelas, ktk, kualitatif, kuantitatif, khasiat, manfaat, kandungan, khasiat avokad, buah avokad, avokad, buah, antioksidan, menemukan, meningkatkan, buahan, merusak, peneliti, ahli, kumpulan, artikel, contoh, bahaya

KLIK LINK UNTUK MEMBUKA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

GRATIS PLUS HADIAH

Hosting Gratis