website trackingwebsite tracking

PTC..PELUANG DAPAT UANG HANYA DENGAN MODAL KLIK

Rabu, 13 Juni 2012

Penyakit Kronis dan Kematian di Dunia

NILAH.COM, Jakarta - Banyak hal menyebabkan seseorang meninggal dunia. Namun penyakit kroniklah yang ditengarai sebagai penyebab kematian manusia di dunia. Benarkah?

Penyakit kronis seperti jantung, kanker, tekanan darah tinggi, dan diabet menduduki peringkat teratas penyebab kematian sebagian manusia di dunia mengalahkan infeksi.

Dilansir Genius Beauty Menurut laporan WHO, World Health Statistics 2012, setiap tiga orang dewasa di dunia memiliki tekanan darah tinggi, dan satu dari 10 orang menderita diabetes.

Statistik baru WHO ini meliputi 194 negara, menunjukkan tingkat peningkatan tekanan darah tinggi dan diabetes serta peningkatan signifikan dalam faktor risiko lain untuk penyakit kronis.

Dr Margaret Chan, Direktur Jenderal WHO, mengatakan laporan ini menyajikan data baru peningkatan tajam pengembangan penyakit jantung dan penyakit kronis lain, terutama di negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Di negara berpendapatan tinggi, yang diagnosis dan perawatan murah tersedia, tingkat tekanan darah rata-rata telah menurun. Ini otomatis memberi kontribusi terhadap penurunan kematian akibat penyakit jantung.

Tapi di beberapa negara Afrika, Dr Chan mengklaim bahwa lebih dari 40% orang dewasa diduga memiliki tekanan darah tinggi. Sebagian besar dari mereka tetap tidak terdiagnosis, meski banyak kasus dapat diobati dengan obat murah.

Prevalensi diabetes di antara penduduk berpenghasilan rendah juga sangat tinggi.

Tanpa penanganan yang tepat waktu, diabetes dapat menyebabkan perkembangan penyakit kardiovaskular, kebutaan, dan gagal ginjal.

Masalah lain yang signifikan adalah obesitas. Dasi Boerma, Direktur Departemen Statistik Kesehatan dan Sistem Informasi, mengklaim bahwa dari 1980 sampai 2000, di setiap wilayah negara dengan tingkat obesitas dunia, mengalami peningkatan kasus dua kali lipat.

Dan saat ini, setengah miliar orang (12% dari populasi dunia) menderita obesitas. Tingkat tertinggi obesitas diamati WHO di Wilayah Amerika (26% dari populasi orang dewasa) dan yang terendah adalah di Asia Tenggara (3%).

Selain itu, perempuan lebih mungkin untuk mendapatkan obesitas dibandingkan pria. Dan memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes, penyakit jantung dan beberapa jenis kanker. [mor

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

GRATIS PLUS HADIAH

Hosting Gratis