website trackingwebsite tracking

PTC..PELUANG DAPAT UANG HANYA DENGAN MODAL KLIK

Senin, 11 Juni 2012

Garam Laut Tidak Lebih Sehat dari Garam Meja


Merry Wahyuningsih - detikHealth

img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Garam laut dan garam batu (rock salt) diyakini sebagai alternatif yang lebih rendah bahaya kesehatannya ketimbang garam meja biasa. Namun studi membuktikan bahwa garam laut sama saja berbahayanya dengan garam meja.

Garam adalah mineral yang terdiri dari 40 persen natrium dan 60 persen klorida. Mineral tersebut memang penting untuk semua makhluk hidup, tapi tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan.

Studi yang dilakukan Salt and Health company menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan komposisi kimia antara berbagai jenis garam. Semua jenis garam 100 persen mengandung natrium klorida, yang berbahaya bila dikonsumsi dalam jumlah besar.

"Juru masak tidak berperilaku cukup jujur dengan mempromosikan penggunaan garam laut atau garam batu (rock salt) sebagai pilihan sehat, yang diklaim mengandung mineral penting," jelas dokter dari Wolfson Institute of Preventive Medicine, seperti dilansirGeniusbeauty, Rabu (21/12/2011).

Pada studi ini, dilakukan juga survei pada 1000 orang dan menemukan bahwa 1 dari 3 responden menganggap bahwa garam laut dan garam batu lebih sehat ketimbang garam meja.

Saat ini, orang makan garam terlalu banyak (lebih dari satu sendok teh per hari yang direkomendasikan oleh dokter) sehingga dapat berisiko terhadap tekanan darah tinggi, risiko stroke dan gagal jantung kongestif.

Berdasarkan penelitian, garam sangat erat hubungannya dengan hipertensi. Setengah sendok teh garam dapat menaikkan tekanan sistolik (tekanan darah ketika jantung memompa) naik sebesar 5 poin dan tekanan diastolik (tekanan ketika jantung relaksasi) naik 3 poin. Sedangkan ketika orang mulai mengurangi garam menjadi kurang dari 1 sendok teh, maka tekanan sistolik akan turun 7 poin dan tekanan diastolik turun 4 poin.


sumber : detik.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

GRATIS PLUS HADIAH

Hosting Gratis